BKKBN Kaltim Gelar Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025

KLIKSAMARINDA — Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dr. Nurizky Permanajati, M.H., secara resmi membuka Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 (PK-25) tingkat kabupaten/kota se-Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara). Kegiatan berlangsung di Hotel Mercure Samarinda, Rabu, 2 Juli 2025.
Dalam sambutannya, dr. Nurizky yang akrab disapa dr. Kiky menyampaikan bahwa pemutakhiran PK-25 bertujuan untuk memperoleh data akurat, valid, dan komprehensif terkait kependudukan, pembangunan keluarga, serta pelaksanaan program *Bangga Kencana*.
“Data ini sangat penting untuk menghitung Indikator Kinerja Utama (IKU) berbagai program yang dijalankan oleh Kemendukbangga/BKKBN,” ungkapnya.
Pelaksanaan PK-25 mengacu pada amanat UU No.52 Tahun 2025 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Inpres No.8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem melalui penyediaan data keluarga terkini dalam mendukung Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemutakhiran data akan dilaksanakan mulai 22 Juli hingga 21 Agustus 2025, bersamaan dengan proses Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Berisiko Stunting (Verval KRS) yang sudah berjalan sejak 16 Juni hingga 30 September 2025. Target pendataan mencapai 396.219 keluarga di 274 desa/kelurahan di Kaltim dan 76.207 keluarga di 175 desa/kelurahan di Kaltara.
Kegiatan ini melibatkan 144 PKB/PLKB sebagai manajer pengelola dan manajer data di tingkat kecamatan, 449 supervisor di tingkat desa/kelurahan, serta 4.515 kader pendata yang bertugas langsung di lapangan.
“Komitmen dan dukungan penuh dari OPD Pengendalian Penduduk dan KB sangat diperlukan,” tegas dr. Kiky, merujuk pada Surat Edaran Menteri/Kepala BKKBN No.4 Tahun 2025.
Ia menambahkan, data dari Verval KRS dan PK-25 menjadi tolok ukur output kinerja BKKBN. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas SDM pelaksana, agar hasil pendataan valid dan dapat mendukung perencanaan program yang lebih tepat sasaran.
Workshop ini diikuti pengelola data dari seluruh OPD kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube BKKBN Kaltim. (*)




