Warta

Jelang Ramadan, Pengendalian Inflasi di Samarinda Diperkuat

KLIKSAMARINDAPemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat langkah antisipatif pengendalian inflasi. Bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), stabilitas harga dan daya beli masyarakat dijaga. Khususnya menjelang Ramadan.

Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Minggu IV Januari 2026 secara virtual, belum lama ini. Rakornas dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan kondisi inflasi di Kota Tepian hingga saat ini masih terkendali. Namun demikian, dia menekankan perlunya pengawasan ketat menjelang Ramadan yang secara historis kerap diikuti peningkatan permintaan dan tekanan inflasi.

“Yang menjadi prioritas utama adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok harian masyarakat. Distribusi harus lancar dan pasokan harus terjaga,” jelasnya, seperti dikutip dari laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Samarinda.

Saefuddin Zuhri menyoroti dinamika harga bawang merah dan bawang putih, serta meminta agar distribusi daging sapi dari para pemasok terus dipantau agar tidak terjadi gangguan pasokan. “Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan potensi kenaikan harga,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *