Film Naga Naga Naga Bikin Mood Swing, Sajikan Beda Pendapat Tiga Generasi

KLIKSAMARINDA – Film Naga Naga Naga (2022) merupakan film Indonesia yang baru saja rilis pertengahan Juni 2022 lalu. Film ini merupakan lanjutan dari serial Nagabonar Jadi 2 (2007) dan menjadi seri ketiga Sang Nagabonar.

Berbeda dari serial sebelumnya, Naga Naga Naga dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi film yang membuat para penikmatnya merasakan ‘mood swing’ sangat cepat.

Film yang disutradarai Deddy Mizwar ini menyajikan adegan yang membuat para penonton tertawa terbahak-bahak. Aksi kocak itu muncul dari tingkah tiga Naga.

Mereka adalah Naga Bonar (Deddy Mizwar), Bonaga (Tora Sudiro), maupun Monaga (Cut Beby Tshabina).

Namun di detik berikutnya, film ini justru memberikan adegan yang terasa sangat menusuk hati. Bahkan bisa membuat para penonton meneteskan air mata seketika.

Penonton film ini pun bisa merasakan sensasi ‘mood swing‘ yang begitu cepat. Mungkin seperti ini rasanya mengidap gangguan bipolar.

Air mata belum kering sudah dibuat tertawa dengan tingkah pemain yang begitu kocak. Oke, mari kita ulas sedikit kisah Naga Naga Naga yang begitu menginspirasi ini.

Sinopsis Film Naga Naga Naga
Di film ‘Nagabonar Jadi 2’, pemain Bonaga (Tora Sudiro) dan Monita (Wulan Guritno) merupakan rekan bisnis yang saling menyukai. Nah, di film Naga Naga Naga ini, mereka dikisahkan sebagai pasangan sukses yang hidup sebagai suami istri di Kota Besar Jakarta.

Meskipun keduanya sukses meniti karier bersama, namun ada saja kejadian yang membuat pasangan suami istri itu pusing. Perkaranya muncul ketika keduanya menghadapi tingkah anak semata wayangnya, Monaga.

Monaga merupakan anak gadis yang duduk di bangku SMA Kelas 10. Monaga selalu mendapat nilai rendah di bawah rata-rata.

Monaga pun punya catatan merah suka berkelahi di sekolah. Latar belakang itu membuat Monaga harus berpindah sekolah hingga 3 kali selama semester pertama.

Naga Bonar yang merupakan opung Monaga pun tidak bisa diam saja melihat cucunya harus dikeluarkan dari sekolah. Pria tua itu bergegas dan bertekad mencarikan cucu semata wayangnya sekolah baru.

Dikenal sebagai Jenderal semasa perang dunia kedua, membuat tekad kejenderalan itu tidak mati di dalam jiwa Naga Bonar. Ditolak beberapa sekolah terbaik di Jakarta tidak membuatnya putus asa.

Sang Jendral dengan sabarnya menemani Monaga agar dapat menemukan sekolah yang bisa menerima cucunya tersebut.

Monaga yang tidak terlalu mengambil pusing tentang masalah pendidikan pun seketika merasa bersemangat saat bertemu dengan Nira (Zsa Zsa Utari). Nira adalah seorang anak jalanan yang ingin bersekolah agar tidak menjadi seperti ayahnya yang pengangguran.

Pada akhirnya, Monaga memutuskan untuk mendaftarkan diri di sekolah Nira dulu. Sekolah itu adalah sekolah yang sudah tutup dan tidak ada muridnya. Sekolah ini justru digunakan sebagai bangunan yang menyimpan beras dan menjadi kandang kambing.

Melihat keinginan sang cucu, Sang Jenderal pun berinisiatif untuk mengubah ruang kelas tersebut menjadi tempat belajar menyenangkan yang bisa digunakan Monaga dan anak jalanan lainnya.

Namun, rupanya rencana tersebut ditentang oleh Monita. Dia merasa putrinya harus mendapat pendidikan di sekolah terbaik.

Bersikeras dengan keputusannya, Monita dan Bonaga berinisiatif ingin menyekolahkan anaknya di Luar Negeri.

Padahal menurut Naga, kesuksesan seseorang tidak dilihat dari lulusan mana. Akan tetapi, kesuksesan tercipta dari kesenangan seseorang yang selalu ingin belajar.

Belum selesai perkara pendidikan Monaga, rupanya Monita juga tertekan ketika mengingat budaya Batak yang sangat mengidamkan kelahiran anak lelaki sebagai penerus generasi mereka.

Jika seorang tidak memiliki anak laki-laki sampai akhir hidupnya sebagai penerus garis keturunannya, maka generasi tersebut dikatakan punu atau punah.

Tidak enak hati kepada sang Jenderal (Naga Bonar) karena hanya memberikan cucu perempuan, Monita mengajak Bonaga untuk membuat anak lelaki agar menyenangkan hati mertuanya.

Para pemain Film Naga Naga Naga
Naga Naga Naga merupakan film drama yang disutradarai oleh Deddy Mizwar. Naskah film ini ditulis oleh Wiraputra Basri. Sementara kursi produser diisi oleh Zairin Zain.

Film ini juga dibintangi sejumlah aktor pemeran seri Nagabonar terdahulu. Beberapa di antaranya, Deddy Mizwar, Tora Sudiro, Wulan Guritno, Darius Sinathrya, dan Uli Herdinansyah.

Sejumlah aktor muda Indonesia baru juga turut meramaikan jajaran pemain Naga Naga Naga, mulai dari Cut Beby Tshabina, hingga Zsa Zsa Utari. Film Naga Naga Naga telah diputar di sejumlah bioskop di Indonesia, termasuk di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). (Apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status