Era Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Trend dan Perilaku Warga Digital Berubah | KLIKSAMARINDA
Ekbis

Era Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Trend dan Perilaku Warga Digital Berubah

Ilustrasi

KLIKSAMARINDA – Di Era New Normal dalam menghadapi pandemi Covid-19, perubahan arah dan perilaku konsumen dalam bisnis digital menjadi tak terbantahkan. Masa era baru ini dinilai menjadi peluang sekaligus titik balik bagi semua sektor bisnis di tanah air untuk kembali bangkit akibat dampak pandemi COVID-19.

Perilaku konsumen yang berubah, membuat pengelola brand harus terus melakukan adaptasi dengan perubahan perilaku konsumen di era new normal. Dalam upaya memetakan transformasi tersebut, lembaga penelitian brand di tanah air, yaitu Infobrand dan Tas N Co serta Imfocus Digimarketing Consultant melakukan survei terhadap sejumlah brand yang telah mampu beradaptasi dengan baik terhadap era disruptif teknologi saat ini.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) TRAS N CO Indonesia sekaligus penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award 2020, Tri Raharjo dalam Online Press Conference yang digelar secara virtual pada Kamis 25 Juni 2020, mereka tidak hanya semakin kreatif dalam berfikir dan bertindak, namun juga konsisten dari upaya memaintain digital brand secara berkesinambungan dalam membangun dan membesarkan mereknya.

‚ÄúDengan kata lain, setiap brand perlu terus bergerak cepat dan lincah mengikuti arah perubahan lingkungan bisnis dalam menyongsong era revolusi industri generasi keempat ini. Karena kemajuan sebuah brand sangat ditentukan oleh bagaimana cara kita untuk mampu adaptif terhadap perkembangan zaman, kemudian menghadirkan brand ke hadapan pelanggan potensial melalui cara yang mudah dan simpel,” ujar Tri.

Point of View:  Berkah Saroeng Festival, Bantu Promosi dan Penjualan Produk Samarinda

Dari hasil survei untuk 154 kategori tersebut, Tri menemukan masing-masing 10 kategori teratas dalam daftar Top of Digital Search, Top of Digital Awareness, Top of Digital Traffic dan Top of Digital Engagement.

Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Artinya ada kenaikan sekitar 17% atau 25 juta pengguna internet jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka tersebut merupakan 64% dari total keseluruhan penduduk Indonesia sebesar 272,1 juta jiwa.

Bagi para pengelola brand, tentunya kondisi New Normal ini harus segera disiasati dengan baik. Salah satu cara paling efektif adalah dengan membangun brand yang kuat dalam lingkup digital. Karenanya melalui strategi dan penerapan branding yang tepatlah sebuah brand dapat memenangkan kompetisi di tengah persaingan gelombang digitalisasi dan era new normal. (*)

Save on your hotel - hotelscombined.com
DMCA.com Protection Status