BNNP Kaltim Ungkap Data Kasus Narkoba 3 Tahun Terakhir

KLIKSAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) terus menjadi perhatian serius dalam upaya pemberantasan narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Brigjen Pol Rudi Hartono, mengungkapkan bahwa provinsi ini memiliki letak geografis strategis yang juga dimanfaatkan oleh jaringan narkoba sebagai jalur dan pasar peredaran gelap.
Dalam tiga tahun terakhir, BNNP Kaltim telah melakukan berbagai upaya pencegahan, pemberantasan, dan penanganan narkoba. Pada tahun 2023, sebanyak 115 kegiatan tes urin dilakukan terhadap 12.527 orang, dengan hasil 112 orang positif narkoba.
Angka ini meningkat pada tahun 2024, dengan 159 kegiatan tes urine dan 155 orang positif narkoba. Hingga tahun 2025, tercatat 116 kegiatan tes urine dengan 15.720 orang yang diperiksa, dan jumlah positif meningkat menjadi 176 orang.
Perkembangan Narkoba dalam 3 Tahun Terakhir
– 2023: 55 berkas perkara, 55 tersangka, sabu 1.136 gram, ganja 7.801 gram, ekstasi 51 butir
– 2024: 50 berkas perkara, 50 tersangka, sabu 3.903,8 gram, ganja 14.238,45 gram
– 2025: 39 berkas perkara, 36 tersangka, sabu 42.420,32 gram, ganja 1.861 gram, ekstasi 684 butir
BNNP Kaltim juga telah membentuk enam Desa dan Kelurahan Bersinar di beberapa wilayah, serta program ANANDA yang berfokus pada pencegahan, pemulihan, pemberdayaan, ketahanan, dan kolaborasi.
Brigjen Pol Rudi Hartono menegaskan bahwa BNNP Kaltim berkomitmen untuk terus bekerja demi memenuhi harapan dan tujuan masyarakat dalam memberantas narkoba.
“Kami akan terus memperkuat strategi dan upaya pencegahan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba,” ujarnya. (*)




