Fokus News

Andi Muhammad Ishak, Perhatikan Penerapan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 di Pasar Tradisional dan Pasar Modern

KLIKSAMARINDA – Tempat kerumunan berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19. Sebut saja pasar, sekolah, kantor, hingga tempat ibadah dan sarana transportasi.

Karena itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim) tetap menekankan perlunya penerapan protokol kesehatan di tempat kerumunan seperti disebutkan. Tak hanya itu, menerapkan protokol kesehatan pun perlu pengawasan ketat dalam kehidupan normal baru.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyatakan, pemerintah daerah harus memperhatikan pelbagai fasilitas pelindung diri agar terhindar dari Covid-19 seperti penggunaan masker, tempat cuci tangan, jam operasional tempat-tempat tersebut, khususnya di pasar tradisional maupun pasar modern.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak

Begitu pula saat melakukan transaksi, uang pembeli dan pedagang yang berpindah tangan dapat menularkan virus berbahaya ini ke satu orang dan orang lainnya.

KLIK JUGA:  Antisipasi Penyebaran Corona, Kabupaten Mahulu Kaltim Tutup Akses Keluar Masuk Wilayah 14 Hari

Para pedagang dan pembeli telah berinteraksi dengan orang tanpa tahu riwayat perjalanan dan riwayat kesehatannya. Sangat berisiko jika pedagang ini terpapar. Karena jika terpapar apalagi berstatus orang dalam pengawasan karena dapat menulari pedagang lainnya dan pembeli.

“Mudah-mudahan saja sudah dipersiapkan. Bagi pengelola usaha maupun pedagang di pasar modern/pasar tradisional maka wajib memakai masker, bila perlu memakai face shield atau pelindung wajah, serta menggunakan sarung tangan ketika melakukan transaksi jual beli dengan pembeli. Menyediakan tempat cuci tangan. Menjaga kehigienisan tempat dan barang-barang yang dijual. Bisa mengatur jarak aman ditempat usahanya,” ujar Andi Muhammad Ishak saat melakukan rilis update kasus Covid-19 Kaltim Minggu 14 Juni 2020 melalui aplikasi Zoom.

KLIK JUGA:  Calon Penumpang di Bandara APT Pranoto Samarinda Ditangkap Karena Bawa Sabu

Menurut Andi Muhammad Ishak, pasar menjadi tempat interaksi pedagang dan pembeli yang sangat rentan terhadap penularan virus Covid-19. Menuju tatanan kebiasaan baru nantinya, ujar Andi, pasar harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta air mengalir yang cukup. Agar setiap usai berbelanja, pembeli dapat menjaga tangannya tetap bersih ketika ke luar pasar. (*)

Lewat ke baris perkakas