Clicky

Update Covid-19 Kaltim, Kasus Positif Tembus 19 Ribu

KLIKSAMARINDA – Perkembangan kasus Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Kondisi itu menandakan penularannya masih terus terjadi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengungkapkan melihat perkembangan dan kondisi penularan Covid-19 di Kaltim, per Jumat 27 November 2020, angka terkonfirmasi positif ada penambahan 165 kasus.

“Penambahan kasus hari ini berasal dari Kutai Timur 42 kasus, Paser 19 kasus, Penajam paser Utara 5, Balikpapan 17 kasus, Bontang 25 kasus dan Samarinda 57 kasus. Menunggu proses laboratorium ada 101 kasus,” ujar Andi Muhammad Ishak melalui keterangan pers tertulisnya.

Sementara pasien sembuh per 27 November 2020 bertambah 140 pasien. Andi Muhammad Ishak melaporkan, pasien sembuh ada penambahan 140 kasus dari Kutai Kartanegara 18 kasus, Kutai Timut 44 kasus, Paser 6 kasus, Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 29 kasus, Bongang 5 kasus dan Samarinda 32 kasus.

Diakuinya, jumlah positif lebih tinggi dari pasien sembuh dalam dua hari terakhir. Andi Muhammad Ishak mengharap masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran menerapkan protokol kesehatan.

“Kewaspadaan, kepedulian dan kesadaran kita untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin. Menggunakan masker dalam berbagai aktivitas, menjaga jarak, hindari kerumunan serta rutin mencuci tangan,” kata Andi Muhammad Ishak.

Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim dan kabupaten/kota, tidak henti-hentinya mengingatkan dan mengimbau bagaimana sikap masyarakat dalam menghadapi, mengantisipasi dan penyebaran virus.

“Masyarakat jangan lalai dan menganggap enteng wabah ini,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Perkembangan Covid-19 di Kaltim, Jumat per 27 November 2020, terkonfirmasi positif bertambah 165 kasus, sehingga total 19.081 kasus. Pasien sembuh tambah 140 kasus, sehingga total 16.397 kasus. Kasus meninggal 583 kasus, dan kasus dalam perawatan 2.101 kasus. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status