Pemkot Samarinda

Stok Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru di Samarinda Dinilai Stabil

KLIKSAMARINDA – Isu stok pangan jelang Natal 2023 dan Tahun Baru, menjadi perhatian utama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda. Lilis Aryani, ahli muda yang berkompeten dalam analisis ketahanan pangan, memberikan gambaran bahwa situasi stok pangan di Samarinda cenderung stabil dan di atas kebutuhan masyarakat.

Dalam wawancara via telepon pada Senin sora, 20 November 2023 kemarin, Lilis memberikan analisis singkat terkait langkah-langkah antisipasi dan kendala yang dihadapi dalam mengamankan stok pangan jelang Natal dan Tahun Baru, terutama terkait harga cabai yang naik.

Kondisi Stok Menurut Neraca

Menurut Lilis Aryani, neraca stok pangan di Samarinda menunjukkan keseimbangan di atas kebutuhan masyarakat. Lilis memberikan gambaran positif terkait ketersediaan pangan di Kota Samarinda yang memadai untuk menghadapi perayaan akhir tahun. “Untuk ketersediaan kita ini neracanya bagus rata-rata di atas kebutuhan semua, jadi kalau untuk Natal dan Tahun Baru itu aman, distribusinya juga bagus lancar aja,” ungkap Lilis.

Tantangan Terkait Harga Cabai

Meskipun kondisi stok pangan dianggap aman, Lilis mencatat adanya tantangan terkait harga cabai yang mengalami kenaikan. Cabai, yang diimpor dari Jawa dan Sulawesi, rentan terhadap ketidakstabilan akibat musim hujan. Tantangan ini, menurut Lilis, memerlukan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pangan yang stabil.

“Kalau cabai agak rentan. Kalau misalnya musim hujan, meskipun panen, jadi rontok.  Tidak bisa dipanen. Itu yang menyebabkan tinggi harga di situ,” ujar Lilis menambahkan.

Lilis menyatakan, meskipun terjadi kenaikan harga cabai sekitar 10%, namun halitu masih dianggap dalam batas aman. Upaya maksimal dilakukan untuk memastikan distribusi pangan tetap lancar, terutama menghadapi potensi gangguan cuaca yang dapat mempersulit pengiriman stok pangan jelang Natal dan Tahun Baru.

Langkah Antisipasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian

Dalam menghadapi potensi kenaikan harga cabai dan gangguan distribusi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda telah mengambil langkah-langkah konkret. Lilis menyebut bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan rapat koordinasi terkait inflasi.

Menurut Lilis, Pemkot Samarinda tetap berkomitmen dalam memastikan kelancaran rantai distribusi pangan sehingga mampu mengatasi potensi hambatan seperti gelombang laut tinggi yang dapat mempengaruhi pengiriman.

“Kami tekankan sekarang kelancaran distribusi pangan dari Jawa atau Sulawesi,” ujar Lilis.

Fokus Utama: Kelancaran Distribusi Pangan

Dengan keberlanjutan distribusi pangan sebagai fokus utama, terutama mengingat adanya gelombang laut tinggi yang dapat menghambat pengiriman, pihak berwenang memberikan pesan tenang kepada masyarakat.

“Kami berpesan agar tidak ada kepanikan kepada masyarakat karena kalau dilihat dari kebutuhan menjelang puasa dan Idul Fitri jauh lebih tinggi dibanding dengan menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelas Lilis. (Pia/Adv/DiskominfoSamarinda)