Clicky

Satlantas Polresta Samarinda Tertibkan Pedagang Durian di Tepian Mahakam

KLIKSAMARINDA – Pasca viral video intimidasi pedagang durian terhadap wartawan di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 16 Mei 2021, jajaran Satlantas Polresta Samarinda langsung melakukan penertiban dan penutupan lapak para pedagang durian.

Penertiban berlangsung Minggu malam. Dalam keterangan tertulisnya, Sat Lantas Polresta Samarinda membantah jika pihaknya disebut-sebut memberikan izin terhadap para pedagang tersebut.

“Penertiban terhadap pedagang (durian) yang berjualan di sekitar Jalan RE Martadinata yang mengganggu kelancaran arus lalulintas. Terkait video yang beredar tentang pemberian izin dengan mengatasnamankan Satlantas Polresta Samarinda bahwa “Tidak Benar” adanya,” demikian keterangan tertulis Satlantas Polresta Samarinda melalui akun Instagram, Minggu malam.

Sebelumnya, sebuah video mendadak viral yang menampilkan perdebatan antara seorang pedagang durian dan seorang wartawan. Dalam video tersebut, tampak penjual durian mengamuk kepada wartawan.

Dalam video berdurasi 48 detik, pedagang itu tak terima ketika sang wartawan ingin meliput kemacetan jalan di lokasi sekitar pinggir jalan RE Martadina, Teluk Lerong, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sang wartawan merekam kejadian tersebut melalui ponsel. Rama Sihotang nama pewarta foto itu. Kejadian intimidatif itu terjadi sekira pukul 16.15 Wita.

Nah, saat itulah tercetus kalimat yang menetukan bahwa pedagang itu mendapatkan izin dari lalin.

“Eh saya sudah ada izin dengan lalu lintas di sini. Biar kamu tugas tapi jangan jelek-jelekan orang,” ujar pedagang itu. (*)

Tinggalkan Balasan

DMCA.com Protection Status