Jalan Pembangunan Samarinda Kotor, DLH Turun Tangan Bersihkan Material

KLIKSAMARINDA – Kondisi Jalan Pembangunan di Samarinda menarik perhatian. Jalan ini terlihat kotor karena dipenuhi debu dan tanah kering yang mulai menutupi badan jalan.
Kondisi Jalan Pembangunan Samarinda yang kotor akibat material tanah ini tak cuma membuat kurang nyaman. Situasi ini juga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda langsung turun tangan. Pada Rabu, 25 Maret 2026, tim DLH melakukan aksi pembersihan di kawasan tersebut secara intensif.
Langkah ini diambil agar arus lalu lintas tetap lancar dan pengguna jalan tak terganggu oleh sisa material yang berserakan.
Soalnya, jika dibiarkan, debu dan tanah ini bisa membuat jalan licin sekaligus berisiko menyebabkan kecelakaan. Terutama kala hujan turun.
Meski begitu, DLH belum menyebut secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas kondisi ini.
Namun, ada indikasi kuat kalau material tanah tersebut berasal dari aktivitas proyek galian di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, M. Taufiq Fajar, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya sudah lebih dulu mengambil langkah persuasif.
Teguran sudah disampaikan kepada pihak terkait agar ikut menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami sudah melakukan teguran untuk mengingatkan pemilik galian supaya turut bertanggung jawab menjaga kebersihan,” ujarnya di sela kegiatan, mengutip keterangan tertulis DLH Samarinda.
Namun karena kondisi belum juga membaik, DLH akhirnya turun langsung melakukan pembersihan. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintas di Jalan Pembangunan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun berharap kejadian seperti ini nggak terus terulang. Para pelaku usaha atau pihak yang melakukan aktivitas galian di sekitar jalan umum diminta lebih peduli terhadap dampak lingkungan.
Soalnya, efeknya bukan cuma soal estetika, tapi juga menyangkut keselamatan publik. Kalau jalan sampai tertutup material, risiko kecelakaan jelas meningkat.
Dengan aksi bersih-bersih DLH Samarinda di Jalan Pembangunan ini, diharapkan kondisi bisa kembali aman dan bersih dilalui pengguna kendaraan. Tapi ke depan, kesadaran dari semua pihak tetap jadi kunci agar masalah serupa tak terulang lagi. (*)




