News

Dari Kesuma Cinta Hingga Gerebek Selingkuh, Ini Program Unik DLH Samarinda

KLIKSAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda punya cara unik soal penanganan sampah dan lingkungan hidup. Jauh sebelum mengajak ke masyarakat, DLH Kota Samarinda telah mengimplementasikan lebih dulu kesadaran ini kepada staf dan pegawainya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Iswanto, menjelaskan, ada pelbagai program atau kebijakan yang telah dilaksanakan diinternal DLH Kota Samarinda.

SI PESUT atau akSI PEgawai SUmbang Tanaman, contohnya. Kebijakan ini diperuntukkan bagi mereka yang naik pangkat dan promosi jabatan, wajib menyumbang tanaman produktif atau tanaman hias.

“Ini adalah upaya partisipasi dalam meningkatkan kualitas lingkungan sesuai dengan instruksi Walikota Samarinda,” ucapnya.

“Paling lama 7 hari setelah menerima Surat Keputusan (SK). Bila terlambat menyerahkan tanaman yang sudah ditentukan kita kenakan denda, masing-masing 1 bibit tanaman per-hari atas setiap keterlambatan penyerahan tanaman,” timpal Iswanto.

Untuk masyarakat, DLH Kota Samparinda menerapkan kebijakan bernama Kesuma Cinta. Dimana, setiap pasangan yang akan menikah, wajib untuk menanam 2 pohon. DLH Kota Samarinda sendiri tidak hanya menyediakan bibit pohon semata, melainkan juga komposnya. “Jadi kami tidak terima uang. Bibit itu sendiri diserahkan di kelurahan dan kecamatan,” tegas Iswanto.

Program lainnya yang tak kalah menggelitik adalah GEREBEK SELINGKUH atau GERakan BErsih Kota SEhat LINGkungan KUmuH dan Sedekah Lingkungan.

“Dua program itu sama-sama punya maksud dan tujuan. Kalau Gerebek Selingkuh lebih kepada penangan dan pengurangan volume sampah di daerah-daerah tertentu di Samarinda. Kalau Sedekah Lingkungan, fokusnya kepada perusahaan atau apapun yang akan mengurus izin lingkungkan di DLH,” terang Iswanto. (*)