Terinspirasi Sosok Mas’ud Darjad, Direksi dan Manajemen Beri Santunan Kepada Yatim Piatu – KLIK SAMARINDA
Advertorial

Terinspirasi Sosok Mas’ud Darjad, Direksi dan Manajemen Beri Santunan Kepada Yatim Piatu

CEO RS Haji Darjad Rudi Setiawan (kiri) dan General Manager RS Haji Darjad Iliansyah (tengah) saat memberikan santukan kepada yatim piatu di peringatan Tahun Baru Islam, sore tadi. (Foto: Humas RS Haji Darjad)
(Last Updated On: September 10, 2019)

KLIKSAMARINDA – Sikap dermawan H. Muhammad Mas’ud bin H. Darjad –owner sekaligus founder– semasa hidup, mengilhami jajaran direksi dan manajemen RS Haji Darjad.

Ini terlihat saat Chief Executive Officer RS Haji Darjad Rudi Setiawan dan General Manager RS Haji Darjad Iliansyah, memberi santunan kepada ratusan anak yatim piatu, Selasa 10 September 2019. Momentum itu terjadi dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, sore tadi, sekira pukul 17.00 Wita.

Menurut CEO RS Haji Darjad Rudi Setiawan, mendiang H. Muhammad Mas’ud semasa hidup memiliki agenda rutin membantu yatim piatu di pelbagai panti asuhan. Sikap ini juga kerap dilakukannya kepada petugas kebersihan dan masyarakat tidak mampu di Samarinda. Bagi Rudi, sikap tersebut menjadi inspirasi bagi direksi dan manajemen RS Haji Darjad untuk melakukan hal serupa.

“Apa yang telah beliau lakukan, saat ini kamilah (direksi dan manjemen, Red.) yang melanjutkan. Semua itu merupakan pelajaran penting dari beliau kepada kami untu membantu sesama,” ucapnya, Selasa 10 September 2019.

Rudi menjelaskan, pemberian santunan tersebut tidak hanya dilakukan saat Tahun Baru Islam saja. Nyaris setiap bulan, bantuan berupa paket sembilan bahan pokok juga disalurkan kepada panti asuhan dan para janda di Samarinda.

“Ini semua berkat beliau (H. Muhammad Mas’ud bin H. Darjad, Red.). Kami hanya melanjutkan apa yang menjadi perjuangan beliau semasa hidup,” tutur Rudi.

Sementara itu, General Manager RS Haji Darjad Iliansyah menyatakan, pemberian santunan tersebut merupakan bagian dari ajaran Islam.

Menurutnya, akhlak Rasulullah SAW adalah yang mulia seantero umat manusia. Rasulullah seringkali memberi contoh perlakuan terhadap sesama dengan akhlaknya.

Di samping itu, Islam demikian memperhatikan nasib fakir miskin dan anak-anak yatim. Bahkan yang menyia-nyiakan nasib anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan kepada kaum miskin disebut mendustakan agama, sebagaimana dalam Alquran Surat Al-Maun.

“Jadi ini bukan sekadar menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility, Red.) perusahaan saja. Ada ajaran agama Islam yang terkandung di dalamnya. Semua tak lepas dari amanah pendiri Rumah Sakit Darjad, almarhum pak Mas’ud,” paparnya. (*)