Pagelaran Reog Ponorogo Warnai Aktivitas Sahur Warga Samarinda

KLIKSAMARINDA – Ada yang berbeda pada saat menjelang sahur di Lapangan Parkir GOR Sempaja Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu dini hari, 24 April 2022 lalu. Ratusan warga ikut memeriahkan gerebek saur dengan pagelaran reog Ponorogo.

Beberapa warga ada yang membawa obor dan berkeliling di sekitar GOR Sempaja Samarinda. Aktivitas warga itu turut mengiringi pagelaran reog Ponorogo.

Suara pukulan gamelan mengiringi penampilan penari reog dan mampu membangunkan warga untuk saur. Pagelaran reog Ponorogo ini menyita perhatian warga Kota Tepian.

Penampilan reog Ponorogo ini untuk menumpahkan rasa rindu warga dan komunitas pencinta reog Samarinda. Hanya saja, kali ini kegiatan disertai dengan membangunkan sahur menggunakan gamelan.

Sekretaris Perkumpulan Reog Ponorogo Samarinda, Sutrisno mengatakan atraksi reog Ponorogo ini untuk mempertegas kepemilikan reog Ponorogo sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia. Upaya ini semakin menguat ketika Malaysia kembali mencuri perhatian dunia karena mengklaim reog sebagai bagian kebudayaan negeri Jiran.

Menurut Sutrisno, warga negara Indonesia tidak boleh lengah. Meskipun Covid19 menyebabkan pagelaran reog ponorogo tidak bisa terlaksana, namun sebagai pemilik asli budaya reog warga Indonesia harus tetap berusaha dan berjuang agar reog diakui Unesco.

“Reog ini bukan sembarang seni budaya. Reog adalah budaya luhur dari Ponorogo yang sudah dikenal di tingkat internasional. Ini adalah khasanah budaya nasional Indonesia. Reog yang ada di Malaysia semua dilabeli reog Ponorogo. Tidak ada reog Malaysia. Kita menolak reog diklaim Malaysia. Kita juga akan berjuang agar reog bisa terdatar di Unesco dan mendapat pengakuan dunia,” ujar Sutrisno. (Jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status