Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Koperasi Merah Putih Kembang Janggut Terus Dikembangkan

Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut terus mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa yang ada di wilayahnya.
Hingga awal Agustus 2025 ini, sebanyak tujuh desa telah mengantongi legalitas koperasi dari notaris. Sementara 5 desa lainnya masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
Camat Kembang Janggut, Suhartono menjelaskan bahwa sejumlah desa masih melengkapi berkas administrasi yang diperlukan untuk pendirian koperasi tersebut.
“Sisa lima desa itu empat di antaranya dalam proses penyelesaian, karena ada berkas yang belum lengkap. Misalnya berita acara yang kabur, KTP pengurus belum dikirim, atau ada desa yang masih mengurus NPWP untuk koperasinya,” jelasnya.
Kata dia, Koperasi Merah Putih sendiri merupakan koperasi serba usaha yang ditujukan untuk menggali potensi ekonomi setiap desa. Fokus usaha koperasi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa masing-masing.
Namun, mayoritas desa di Kembang Janggut, yang didominasi sektor perkebunan, menaruh minat besar pada unit usaha penyediaan pupuk dan sarana pertanian.
“Rata-rata, karena wilayah kita banyak pekebun dan ada perusahaan-perusahaan, jadi banyak yang ingin koperasinya menyediakan pupuk. Tujuannya supaya lebih mudah diakses warga,” ujarnya.
Suhartono juga menyebut, keberadaan Koperasi Belayang Sejahtera di Desa Muai yang kini memiliki anggota hingga tiga ribu orang, sebagai contoh koperasi yang berkembang baik di sektor perkebunan.
Namun berbeda dengan koperasi tersebut, Koperasi Merah Putih nantinya akan mengembangkan unit usaha yang lebih beragam. Di antaranya unit simpan pinjam, apotek, klinik, sembako, dan layanan dasar lainnya.
Ia menekankan, koperasi-koperasi ini tidak akan saling bersaing secara langsung, melainkan akan berbagi ruang usaha dan melengkapi kebutuhan masyarakat desa.
“Mereka nanti tidak akan saling tumpang tindih. Koperasi Merah Putih itu punya enam unit wajib, dan itu disesuaikan dengan kebutuhan desa masing-masing,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)




