Clicky

Rabu, 27 Januari 2021

Sepuluh Warga Binaan Pindahan dari Balikpapan Jalani Rapid Test di Lapas Samarinda

KLIKSAMARINDA – Mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda, Tim Medis dari Klinik Lapas Kelas II A Samarinda, melakukan Rapid Test kepada 10 (sepuluh) orang warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kesepuluh WBP tersebut merupakan pindahan dari Rutan Kelas IIB Balikpapan. Mereka tiba di Samarinda pada 06 Juni 2020 dan sejak itu menjalani isolasi selama 14 hari di Blok Isolasi hingga 20 Juni 2020.

Point of View:  Menatap Senjakala Pertambangan Batubara di Kalimantan Timur

Rapid Test berlangsung di balai bawah Lapas Kelas IIA Samarinda, Sabtu 20 Juni 2020. Selain 10 orang warga binaan pemasyarakatan tersebut, Rapid Test juga dilakukan kepada 1 (satu) orang pegawai yang baru saja menyelesaikan masa isolasi mandiri di rumah setelah tiba dari luar kota.

Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda menyampaikan, Rapid Test ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan bahwa 10 orang warga binaan pemasyarakatan yang baru masuk di Lapas Kelas IIA Samarinda itu bebas dari penularan Covid-19.

Point of View:  Transportasi Darat Yang Terdampak Penghentian Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda Akibat Kabut Asap

“Sebelum 10 orang warga binaan tersebut di tempatkan di blok Mapenaling, maka terlebih dahulu dilakukan Rapid Test untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas, yang bisa jadi melalui warga binaan pemasyarakatan pindahan dari Rutan ataupun tahanan dari instansi penegak hukum lainnya,” ujar Kalapas Kelas IIA Samarinda, Moh Ilham Agung Setyawan melalui rilis.

Point of View:  Ini Kata Wakil Rakyat Dapil Kaltim Soal Calon Kapolri

Hasil Rapid Test kepada 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang pegawai dan 10 (sepuluh) orang warga Binaan dinyatakan negatif. (*)

DMCA.com Protection Status
error: Send us an email to kliksamarinda.com