Terowongan Samarinda Belum Optimal, DPRD Samarinda Desak Tuntaskan Perizinan
Kliksamarinda.com – Sorotan terhadap penyelesaian proyek terowongan atau tunnel Samarinda mencuat. Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Samarinda terhadap LKPj Wali Kota 2025, Ahmad Sukamto, menyoroti belum optimalnya penyelesaian proyek terowongan.
Hingga April 2026, terowongan Samarinda belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Ahmad Sukamto mengungkapkan bahwa salah satu persoalan utama terletak pada bagian inlet atau pintu masuk terowongan yang dinilai masih terlalu sempit.
Padahal, dalam rekomendasi LKPj tahun 2024, pihaknya telah menegaskan bahwa inlet tersebut harus diperluas guna menunjang kelancaran akses.
“Untuk sisi inletnya, sesuai rekomendasi LKPJ 2024 seharusnya dilakukan perluasan. Namun sampai sekarang, di tahun 2025 ini belum juga dilaksanakan,” ujarnya saat usai lakukan tinjauan pada Senin 27 April 2026.
Sukamto menambahkan bahwa kondisi inlet yang masih kecil berpotensi menghambat fungsi optimal terowongan, terutama dalam mendukung arus lalu lintas.
Selain itu, DPRD juga menjelaskan aspek penggunaan terowongan yang hingga kini masih terkendala perizinan.
Berdasarkan informasi yang diterima Sukamto, proses perizinan disebut tinggal menunggu satu tahapan lagi dari pemerintah pusat.
“Informasinya tinggal menunggu satu langkah lagi dari pusat terkait izin. Kami juga terus mendesak agar segera diselesaikan,” jelasnya.
Ahmad Sukamto menekankan bahwa secara kontraktual, proyek tersebut sebenarnya telah melewati batas waktu penyelesaian sekitar tiga bulan.
Dengan kondisi terowongan Samarinda tersebut, ia menilai seharusnya sudah dapat digunakan oleh masyarakat. (Adv)



