DPRD Samarinda Dorong Peningkatan Kinerja Perumdam demi Target 100 Persen di 2029
Kliksamarinda.com – DPRD Samarinda melalui Anggota Komisi IV Ismail Latisi mengungkapkan sejumlah persoalan distribusi air bersih dan layanan pelanggan saat kunjungan lapangan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun Anggaran 2025 ke Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Selasa 28 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Ismail menyampaikan bahwa sebagian wilayah mulai merasakan hasil pembangunan jaringan air bersih, seperti di RT 18 dan RT 30. Namun, pemerataan layanan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Alhamdulillah, dari sekian banyak wilayah, sudah ada yang selesai seperti RT 18 dan RT 30. Tapi harapannya di 2026 ini bisa lebih merata, apalagi ada pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang juga masuk untuk mendukung solusi,” ujarnya.
Ismail menjelaskan keluhan warga terkait distribusi air yang belum merata. Ia menyebutkan adanya kondisi air sudah mencapai penampungan di wilayah atas, namun warga di sekitar justru belum terlayani.
“Air sudah sampai di ujung, bahkan penampungan ada di atas, tapi warga sekitar belum dapat. Padahal tanah mereka digunakan untuk fasilitas tersebut,” katanya.
Kondisi ini sempat memicu kekecewaan warga beberapa bahkan mempertanyakan keadilan distribusi karena merasa wilayahnya justru terlewati meski menjadi lokasi infrastruktur.
Wilayah seperti Sidodamai disebut sudah terjangkau. Sementara Sido Mulyo belum terlayani. DPRD Samarinda berharap persoalan ini bisa dituntaskan dalam tahun berjalan.
Masalah lain muncul di kawasan perbukitan seperti Gunung Manggah dan Gunung Sari. Menurut Ismail, distribusi air ke wilayah tinggi memiliki risiko teknis, seperti tekanan yang dapat menyebabkan pipa di bawah pecah.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut harus diatasi demi mencapai target ambisius pemerintah kota.
“Target Wali Kota di 2029 itu 100 persen layanan. Artinya wilayah perbukitan juga harus dicarikan solusi. Ini perlu langkah konkret dari PDAM,” tegasnya.
Selain distribusi, Ismail juga melihat aspek pelayanan pelanggan. Ia mengapresiasi peningkatan layanan secara umum. Namun pihaknya menemukan kondisi yang perlu diperbaiki, khususnya di wilayah Samarinda Seberang.
Ia menceritakan pengalamannya saat mendampingi pembayaran tagihan. Saat itu, pelanggan harus antre di luar ruangan tanpa fasilitas memadai.
“Kalau cuaca bagus mungkin tidak masalah, tapi kalau panas kasihan pelanggan harus menunggu di luar. Ini perlu perhatian, minimal disediakan tempat yang layak,” ungkapnya.
Di akhir kunjungannya, Ismail menyampaikan apresiasi kepada Perumdam Tirta Kencana Samarinda atas upaya yang telah dilakukan. Dirinya berharap peningkatan kualitas terus berlanjut baik dari sisi distribusi maupun pelayanan.
“Secara umum kita berterima kasih, tapi ke depan kualitas harus terus ditingkatkan, terutama pemerataan dan kenyamanan layanan bagi masyarakat,” pungkas Ismail. (Adv)
Penulis: Harpiah AM



