Percasi Kaltim Dukung Penuh Kontingen Catur POMNAS 2025
KLIKSAMARINDA – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan dukungan penuh terhadap para atlet catur yang akan memperkuat Kontingen Kaltim di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025.
Ketua Percasi Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan pihaknya siap mengawal persiapan dan memberikan motivasi penuh kepada para atlet agar bisa tampil maksimal.
“Percasi Kaltim tentu memberikan dukungan penuh kepada atlet-atlet catur yang akan berlaga di POMNAS. Mereka adalah generasi penerus yang kita harapkan bisa mencetak prestasi dan membawa nama baik Kaltim di kancah nasional,” ujar Reza, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim beberapa waktu lalu.
Reza optimistis catur Kaltim tetap konsisten menjaga tradisi prestasi. Dengan semangat juang dan kerja keras, ia yakin para atlet mahasiswa bisa menorehkan hasil membanggakan.
“POMNAS ini bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga bagian dari pembinaan. Kita ingin melahirkan pecatur-pecatur muda yang nantinya bisa memperkuat Kaltim bahkan Indonesia di level lebih tinggi,” tegasnya.
Kontingen catur Kaltim sendiri ditangani oleh pelatih Yuliana Santosa. Ia menilai para atlet telah menunjukkan perkembangan yang positif selama masa persiapan.
“Anak-anak sudah berlatih intensif, baik dari sisi teknik maupun strategi. Kami terus memotivasi mereka agar tampil percaya diri, disiplin, dan fokus di setiap pertandingan,” ucap Yuliana.
Adapun atlet catur Kaltim yang akan bertanding di POMNAS 2025 adalah:
Atlet Putri (Perorangan & Mix Putra-Putri):
1. Aura Syahrawani Nasir
2. Novandra Netanya
Atlet Putra (Beregu Putra, Perorangan, & Mix Putra-Putri):
1. Mohammad Robbit Isyami
2. Muhammad Yusril Arjulio
3. Muhamad Rio Pratama
4. David Young No Goey
Dengan komposisi tersebut, kontingen Kaltim akan turun di tiga nomor: beregu putra, perorangan putri, dan mix putra-putri.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kaltim. Semoga atlet-atlet kita bisa tampil maksimal, membawa pulang medali, dan mengharumkan nama daerah,” pungkas Yuliana. (*)




