DPRD Samarinda

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Perhotelan, DPRD Samarinda Dorong PHRI Perkuat Promosi

Kliksamarinda.com – Efisiensi anggaran pemerintah turut memberikan dampak terhadap aktivitas industri perhotelan di Kota Samarinda. Berkurangnya kegiatan seremonial pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap potensi pendapatan hotel dan restoran.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah saat menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Samarinda di Hotel Five Premier, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Rabu 7 September 2026.

Helmi mengucapkan selamat atas pelantikan kepengurusan PHRI Kota Samarinda. Ia berharap organisasi tersebut dapat semakin berkembang dan mampu membangun sinergi yang lebih kuat dengan Pemerintah Kota Samarinda.

“Semoga PHRI semakin maju ke depannya dan bisa bersama-sama dengan Pemerintah Kota Samarinda,” ujar Helmi.

Menurutnya, kondisi penerimaan daerah hingga September 2026 menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Satu penyebab di antaranya adalah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah. Termasuk pengurangan berbagai kegiatan yang bersifat seremonial.

“Kalau kita hitung dengan tahun kemarin, ada penurunan. Penurunan itu sebenarnya karena ada efisiensi dari pemerintah sendiri. Banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremonial sementara ini ditiadakan,” jelasnya.

Kondisi tersebut secara tidak langsung berdampak terhadap sektor perhotelan. Sebab, berbagai kegiatan pemerintah selama ini menjadi salah satu sumber pergerakan ekonomi bagi hotel, mulai dari penggunaan ruang pertemuan hingga kebutuhan akomodasi.

Karena itu, ia berharap kebijakan pemerintah pusat terkait dana transfer ke daerah dapat kembali memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan aktivitas pembangunan maupun kegiatan daerah.

“Harapan kita mudah-mudahan ke depan ada kebijakan dari pemerintah pusat mengenai dana transfer ke daerah bisa dikembalikan,” katanya.

Menurut Helmi, apabila aktivitas pemerintahan dan berbagai kegiatan daerah kembali meningkat, sektor perhotelan di Samarinda berpotensi ikut mendapatkan manfaat.

“Kalau keadaannya nanti kegiatan-kegiatan dari pemerintah itu pastilah akan banyak melibatkan hotel-hotel yang ada di Kota Samarinda. Itu target kita,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menilai PHRI tidak hanya dapat bergantung pada kegiatan pemerintah.

Pengurus dan pelaku usaha perhotelan juga didorong lebih agresif melakukan promosi untuk menarik wisatawan maupun tamu dari luar daerah agar memilih Samarinda sebagai tempat menginap.

Ia berharap PHRI dapat menjadi wadah yang memperkuat promosi hotel-hotel di Samarinda, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan dari luar daerah.

“Kita juga berharap pihak hotel bisa mempromosikan lewat PHRI supaya tamu-tamu dari luar bisa menginap di Kota Samarinda,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Harpiah AM

Tinggalkan Balasan