Warta

Presiden Prabowo Cari Wakil Gubernur Kaltim

KLIKSAMARINDA, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026) kemarin.

Mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”, kegiatan ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperkuat pemerataan akses keuangan masyarakat.

Namun momen menarik terekam ketika Presiden Prabowo menyapa Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji, yang ternyata tidak terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.

“Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji,” sapa Prabowo. Namun tak ada respon karena Seno Aji tidak terlihat dalam kegiatan tersebut.

Refleks, Presiden Prabowo meminta ada yang mencatat kealpaan tersebut, yang kemudian disambut tawa hadirin. Suasana semakin pecah ketika Presiden berkelakar untuk menarik uang perjalanan dinas Seno Aji.

“Waduh, catat yah, uang jalannya dikembalikan,” canda Presiden Prabowo yang disambut riuh tawa peserta rapat yang hadir.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada akhir 2024. Kepala Negara menilai pembentukan kelembagaan tersebut sebagai pencapaian yang patut dihargai.

“Ini suatu pencapaian kelembagaan yang perlu kita hargai dan kita banggakan,” katanya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam membangun TPAKD di seluruh daerah.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan semua pihak yang telah bekerja membangun kelembagaan ini,” akunya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menyoroti keberadaan perwakilan penerima manfaat dari beragam kelompok masyarakat. Kehadiran mereka menggambarkan jangkauan akses keuangan yang menyentuh berbagai sektor pekerjaan dan kegiatan masyarakat.

“Saya juga mendapat laporan ada perwakilan penerima manfaat dari berbagai sektor, dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, dan juga dari para santri,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan