3.420 Mahasiswa Kaltim KKN di 377 Lokasi
KLIKSAMARINDA – Sebanyak 3.420 mahasiswa akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Selama 41 hari –sejak Senin (13/7.2026) hingga Sabtu (22/8/2026) mendatang– mereka akan disebar di 377 lokasi. Ribuan mahasiswa itu sendiri berasal dari 9 perguruan tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) –selengkapnya simak di bawah berita.
Mengangkat tema “Sinergitas Kampus Berdampak dalam Meningkatkan Indeks Desa Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”, KKN Kolaborasi 2026 ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim. Tujuannya, untuk mengintegrasikan potensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
Kepala DPMPD Kaltim, Siti Sugiyanti, mengatakan KKN Kolaborasi 2026 merupakan inovasi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi dalam satu gerakan pengabdian bersama bagi masyarakat. Baginya, sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk menghadirkan solusi yang lebih luas terhadap berbagai persoalan pembangunan desa.
“KKN Kolaborasi ini merupakan sebuah inovasi sekaligus langkah pelopor di Kaltim,” katanya, seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Kaltim.
“Untuk pertama kalinya, 9 perguruan tinggi bersatu dalam satu gerakan pengabdian yang memiliki tujuan yang sama. Yaitu mempercepat pembangunan desa melalui kontribusi ilmu pengetahuan, kreativitas dan inovasi mahasiswa,” sambung Siti Sugiyanti, saat pelepasan 3.420 mahasiswa peserta KKN Kolaborasi 2026 di Plenary Hall Gelanggang Olahraga (Gelora) Kadrie Oening, Kota Samarinda, kemarin.
Dia berharap, kolaborasi itu tak sekadar terus berkembang. Namun juga mampu melibatkan seluruh perguruan tinggi di Kaltim di tahun mendatang. “Saat ini kami memulai bersama 9 perguruan tinggi. Tetapi harapan ke depan seluruh 56 perguruan tinggi di Kaltim dapat bergabung,” akunya.
“Semakin banyak kampus yang terlibat, semakin besar pula kekuatan kolaborasi untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” tambah Siti Sugiyanti.
Dia menyatakan, jika mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Mereka dianggap mampu menghadirkan gagasan baru. Sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. “Jadilah mahasiswa yang tidak hanya datang menjalankan program kerja, tetapi benar-benar hadir untuk mendengar, belajar, dan memberi manfaat,” pintanya.
“Kepekaan terhadap persoalan sosial, kemampuan melihat potensi desa, serta keberanian menghadirkan inovasi adalah bekal penting untuk menjadi agen perubahan yang sesungguhnya,” imbuh Siti Sugiyanti. (*)
9 Perguruan Tinggi di KKN Kolaborasi 2026
1. Universitas Mulawarman (Unmul)
2. Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI)
3. Universitas Widya Gama Mahakam
4. Universitas Mulia
5. Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
6. Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta)
7. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim)
8. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
9. Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Wiyata Husada



