Pemkab Kutai Kartanegara

  • Camat Samboja Apresiasi Perkembangan Wisata Pantai dan Alam, Sorot Ekstambang Lake View yang Viral

    Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Camat Samboja, Damsik memberikan penilaian positif terhadap geliat pariwisata di wilayahnya sepanjang 2025.

    Menurutnya, baik wisata pantai maupun wisata alam telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Hal ini tercapai seiring upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam mendukung infrastruktur dan promosi destinasi.

    “Alhamdulillah, untuk 2025 ini, wisata pantai maupun alam di Samboja berjalan sangat bagus. Terutama destinasi yang lagi viral, yakni Ekstambang Lake View, perkembangannya luar biasa,” ujarnya.

    Damsik menjelaskan, Ekstambang Lake View berhasil menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara berkat pemandangan danau yang memesona, fasilitas pendukung yang memadai, serta aktivitas rekreasi air yang variatif.

    “Lake View ini benar-benar memberikan warna baru bagi pariwisata Samboja. Boating, flying fox, hingga spot foto kekinian, semuanya diminati pengunjung,” tambahnya.

    Selain itu, dia menyoroti perkembangan wisata pantai di pesisir Samboja yang juga tidak kalah pesat.

    Pasalnya, berbagai sarana seperti gazebo, jalur jogging track, dan area piknik telah rampung dibangun, membebaskan warga dari keramaian kota sambil menikmati pesona pantura.

    “Pantai Samboja kini bisa disandingkan dengan destinasi di kawasan lain. Banyak pengunjung datang untuk Sabtu-Minggu,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Damsik menegaskan, semua proyek fisik penunjang pariwisata tersebut sudah memasuki tahap pelaksanaan di lapangan.

    Ia rutin melakukan monitoring untuk memastikan kualitas dan ketepatan penyelesaian.

    “Saya sendiri turun lapangan beberapa kali. Hingga kemarin, progres semua kegiatan sudah berjalan lancar sesuai rencana,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar)

  • Turnamen Voli Bupati Cup IV Bersanding dengan Bulu Tangkis dan Sepak Bola di Tenggarong

    Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Camat Tenggarong, Sukono, memaparkan rangkaian Turnamen Voli Bupati Cup IV sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 yang digelar di halaman Kantor Camat Tenggarong, Selasa 29 Juli 2025.

    Selain bola voli, Kecamatan Tenggarong juga menyelenggarakan pertandingan bulu tangkis dan sepak bola.

    “Pertandingan voli, bulu tangkis, dan sepak bola direncanakan selesai sebelum 17 Agustus, dengan pembagian hadiah dilaksanakan setelah upacara,” ujar Sukono.

    Ia menegaskan, tujuan utama kegiatan olahraga ini adalah mencari bibit unggul dari wilayah Tenggarong yang kelak dapat mewakili Kukar di tingkat nasional.

    Kata dia, dalam turnamen voli saja, tercatat 33 tim putra dan putri, terdiri dari peserta umum serta pelajar SMP dan SMA/SMK se-Tenggarong.

    “Kami harap melalui momen olahraga ini, warga semakin semangat berkompetisi sambil memperkuat rasa kebersamaan dan nasionalisme menjelang HUT ke-80,” tambahnya.

    Beberapa hari ke depan, Sukono mengungkapkan bahwa seluruh cabang akan bertanding secara bergulir, voli setiap sore, bulu tangkis di GOR Kecamatan, dan sepak bola di lapangan terdekat.

    Adapun penutupan dan penyerahan tropi, dijadwalkan usai upacara 17 Agustus. Penutupan ini diharapkan menghadirkan suasana meriah bagi peserta dan penonton.

    “Olahraga bukan hanya soal menang-kalah, tapi juga sarana pemersatu, menumbuhkan sportivitas, dan kebanggaan daerah,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)

  • Wilayah Delineasi IKN di Samboja Kukar Belum Tersentuh Pembangunan Infrastruktur

    Kutai Kartanegara, KLIKSAMARINDA – Camat Samboja, Damsik, memberikan penjelasan terkait status pembangunan infrastruktur di wilayahnya yang seluruhnya masuk dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Menurutnya, seluruh wilayah di Kecamatan Samboja, termasuk 10 desa serta 3 desa Muara Jawa, Samboja Barat, dan Samboja, masuk delineasi kawasan IKN.

    Kata dia, hingga saat ini belum ada program fisik atau infrastruktur yang dijalankan oleh pihak IKN di wilayah Samboja.

    “Semua wilayah Kecamatan Samboja, termasuk 10 desa tambah 3 desa Muara Jawa, Samboja Barat, dan Samboja memang masuk delineasi IKN. Namun untuk infrastruktur fisik, IKN belum menangani apa pun. Semua pembangunan jalan dan fasilitas publik masih tanggun­gung jawab Kabupaten Kukar,” jelas Damsik belum lama ini.

    Ia menambahkan bahwa meski IKN telah melakukan beberapa pelatihan pengembangan sumber daya manusia, program tersebut tidak menyentuh bidang pembangunan fisik.

    “IKN hanya fokus pada pengembangan SDM, lewat pelatihan-pelatihan. Infrastruktur tetap menjadi wewenang dan pembiayaan Pemkab Kukar,” ujarnya.

    Selain itu, Damsik memastikan, kabupaten akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Samboja sesuai APBD Kukar, sehingga layanan publik dan aksesibilitas masyarakat tidak terganggu meski berada dalam kawasan IKN.

    “Kami, sebagai ASN di tingkat kecamatan, siap mendukung sepenuhnya pekerjaan infrastruktur oleh Kabupaten Kukar hingga ada kepastian penyerahan kewenangan fisik dari IKN,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar)