Ekbis

Informasi seputar ekonomi dan bisnis tingkat lokal regional nasional

[Samarinda]

[Kalimantan Timur]

[Nasional]

  • Mandala Finance Rayakan HUT ke-27 di Samarinda, Dukung Pertumbuhan UMKM

    KLIKSAMARINDA – Mandala Finance Kalimantan Timur (Kaltim), salah satu perusahaan pembiayaan terdepan di Indonesia, sukses menyelenggarakan acara bertema “Langkah Mandala Emas” sebagai bagian dari perayaan hari ulang tahun perusahaan yang ke-27.

    Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sore di halaman parkir Samarinda Square Jalan M. Yamin Samarinda.

    General Manager Area Kaltim Mandala Finance, Basri, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang digelar di 27 kota besar di seluruh Indonesia.

    “Tujuan utama acara ini adalah untuk memperkenalkan Mandala Finance secara lebih dekat kepada masyarakat dan lebih memahami kebutuhan mereka dalam bidang pembiayaan. Selain di Samarinda, acara ini juga berlangsung di 27 kota besar lainnya di seluruh Indonesia,” ungkap Basri

    Ia mengungkapkan bahwa pasar pembiayaan di Samarinda sangat potensial. Kota ini menarik perhatian banyak perusahaan pembiayaan lainnya yang ingin berekspansi ke wilayah Samarinda.

    Menurut Basri, Kota yang dikenal dengan sebutan “Kota Tepian” ini memiliki peluang pasar yang besar, terutama dalam sektor pembiayaan roda dua dan multi guna.

    “Samarinda punya potensi pasar yang sangat bagus banyak perusahaan mulai melirik kota ini untuk ekspansi,” ujarnya.

    Ia juga berharap bahwa melalui acara ini, Mandala Finance bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dan tumbuh bersama mereka, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan di wilayah Kaltim.

    “Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang perkenalan bagi Mandala Finance, namun juga menjadi sarana untuk mendekatkan perusahaan dengan masyarakat dan memahami kebutuhan finansial mereka,” jelasnya.

    Saat ini, Mandala Finance di Samarinda berfokus pada pembiayaan roda dua dan pembiayaan multi guna. Sektor ini dianggap sebagai sektor yang cukup berkembang di kota Samarinda.

    Dalam acara ini, Mandala Finance menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang mampu menghibur dan mengedukasi masyarakat.

    Di antaranya adalah senam bersama yang diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik.

    Selain itu, ada pula pertunjukan musik yang memberikan hiburan bagi para pengunjung yang hadir.

    Tidak hanya itu, bazar UMKM yang melibatkan berbagai pelaku usaha lokal di Samarinda juga menjadi salah satu daya tarik utama acara ini.

    Melalui bazar ini, pelaku usaha mikro dan kecil diberi kesempatan untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka, sekaligus memperkuat sektor perekonomian lokal.

    Langkah ini sejalan dengan tujuan Mandala Finance untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

    “Kami berharap melalui bazar UMKM ini, Mandala Finance bisa turut serta dalam menggerakkan roda perekonomian di Samarinda dan sekitarnya,” pungkasnya. (Pia)

  • BUMDes Expo 2024 Kaltim Dorong Peningkatan Ekspor Tingkat Global dari Desa

    KLIKSAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Sekdaprov Kaltim), Sri Wahyuni, secara resmi membuka Bumdes Expo 2024 di atrium Bigmall Samarinda, pada Jum’at, 11 Oktober 2024, sore.

    Acara ini dihadiri oleh 50 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menerima bantuan modal dari pemerintah provinsi sebesar Rp20 miliar.

    Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendorong BUMDes agar dapat memenuhi kebutuhan ekspor pasar.

    “Hari ini kita melihat berbagai produk yang dihasilkan oleh BUMDes. BUMDes ini adalah bagian dari upaya kita untuk memajukanqA perekonomian masyarakat. Kita berharap BUMDes dapat bekerja sama dengan eksportir, mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan permintaan pasar,” ujar Sri Wahyuni.

    Sri mengatakan bahwa komoditas yang sedang banyak dicari oleh pasar ekspor, seperti kemiri dan gaharu.

    “BUMDes harus memanfaatkan potensi yang ada di desanya misalnya, kemiri, dan gaharu banyak ditanam di desa-desa kita, tetapi masih banyak yang belum dimanfaatkan,” tuturnya.

    Sebagai bagian dari rencana ini, Pemprov Kaltim berupaya membangun forum yang melibatkan BUMDes, asosiasi, dan stakeholder lainnya untuk memfasilitasi kebutuhan ekspor.

    “Kami akan menghubungkan BUMDes dengan eksportir dan pengusaha lokal agar dapat saling mendukung. Dengan cara ini, kita bisa memastikan bahwa produk desa dapat terhubung dengan permintaan pasar,” ungkapnya.

    Dengan adanya Bumdes Expo 2024, diharapkan BUMDes dapat lebih berperan aktif dalam perekonomian lokal dan nasional.

    “Kami ingin setiap desa memanfaatkan sumber daya yang ada, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tegasnya.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Puguh Harjanto, menambahkan bahwa Bumdes Expo 2024 merupakan ajang untuk memamerkan berbagai produk inovatif yang berpotensi tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di pasar global.

    “Kami berharap sinergitas antara Pemprov Kaltim dan BUMDes dapat terus terjalin untuk mendorong perkembangan ekonomi dan memasarkan produk unggulan Kaltim,” katanya.

    Dalam pameran ini, BUMDes menampilkan produk-produk yang tidak hanya menarik tetapi juga berkualitas tinggi.

    “Misalnya, produk olahan dari sabut kelapa yang dapat dipasarkan ke hotel dan restoran, atau produk kerajinan lokal yang unik,” ujar Puguh.

    Puguh menekankan pentingnya standar produk untuk memasuki pasar modern. Menurutnya, produksi BUMDes harus memenuhi standar yang diharapkan.

    “Jika itu adalah makanan, maka harus ada label halal dan izin lainnya. Masyarakat kini lebih selektif dalam memilih produk,” jelasnya.

    Puguh menambahkan, acara ini tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan produk lokal, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi yang dimiliki desa.

    “Kami akan memaksimalkan pemasaran online untuk memperkenalkan produk desa secara luas,” ujar Puguh. (Pia/Adv/DiskominfoKaltim)

  • Pj Gubernur Nilai Industri Rumput Laut Kalimantan Timur Perlu Nilai Tambah

    KLIKSAMARINDA – Potensi rumput laut di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai belum maksimal, terutama dari segi nilai tambah. Hal ini diungkapkan oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah selatan Kaltim pada Rabu sore, 9 Oktober 2024.

    Dalam kunjungannya, Akmal Malik berkesempatan melakukan panen rumput laut di Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin dan Camat Babulu Kansip.

    “Hasil rumput laut di sini sangat bagus. Tapi sayang produk mentah ini langsung dikirim ke Makassar. Jadi nilai tambahnya tidak banyak,” ungkap Akmal.

    Melihat potensi besar rumput laut Kalimantan Timur, khususnya di pesisir Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), Akmal berencana menawarkan kesempatan investasi kepada investor luar negeri dari China, Malaysia, atau Singapura untuk membangun pabrik pengolahan rumput laut di PPU atau Paser.

    Untuk mewujudkan rencana pengembangan industri rumput laut Kalimantan Timur ini, Akmal menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua daerah tersebut.

    “Yang namanya investor mereka pasti akan hitung semua. Berapa investasinya atau mesin apa yang mau digunakan. Kalau data tidak ada, mereka tidak akan masuk,” jelasnya.

    Akmal juga menambahkan bahwa data akurat mengenai jumlah produksi dan potensi pengembangan rumput laut Kalimantan Timur di kedua kabupaten sangat diperlukan untuk menarik minat investor.

    Selain itu, Akmal juga mempertimbangkan kemungkinan berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Utara, yang juga memiliki potensi rumput laut yang sangat besar.

    “Kita ingin dekatkan produksi dengan industri pengolahan. Supaya nilai tambahnya juga di sini,” tegasnya.

    Kurangnya nilai tambah rumput laut di Kalimantan Timur bisa dilihat dari hasil panen petani dan nilai tukar yang dihasilkannya.

    Seorang petani rumput laut di Paser, Ambo Arifuddin, pemilik tambak di Desa Maruat, menjelaskan bahwa dalam sekali panen, rumput laut yang dihasilkan mencapai 10 ton.

    Dalam setahun, ia bisa melakukan panen 6-7 kali. Harga jual rumput laut saat ini sekitar Rp2,4 juta per ton, dengan biaya produksi sekitar Rp1,2 juta per ton untuk pekerja pemanen dan sekitar 20% biaya lainnya.

    “Kalau kami kirim ke Makassar biaya pengiriman sekitar Rp700 per kg,” tambahnya.

    Jika menghitung pendapatan rumput laut setahun dengan produksi sekali panen, rumput laut yang dihasilkan sebanyak 10 ton.

    Sementara frekuensi panen dalam setahun bisa dilakukan 6-7 kali. Untuk perhitungan ini, dengan menggunakan angka tengah, yaitu 6,5 kali panen per tahun, maka total produksi setahun mencapai 10 ton × 6,5 panen = 65 ton per tahun.

    Dengan harga jual per ton rumput laut dibanderol seharga Rp2,4 juta, maka pendapatan kotor setahun mencapai 65 ton × Rp2,4 juta = Rp156.000.000.

    Pendapatan kotor dari penjualan rumput laut setahun adalah Rp156.000.000. Untuk mendapatkan pendapatan bersih, mengurangi biaya-biaya seperti biaya pekerja pemanen sebesar Rp1,2 juta per ton, 20% biaya lainnya, biaya pengiriman ke Makassar Rp700 per kg atau Rp700.000 per ton.

    Kepala Desa Maruat, Syakhrudin, menyambut baik rencana pengembangan industri rumput laut ini.

    “Mudah-mudahan ada investor punya pabrik di sini, jadi kami bisa jual lebih tinggi lagi dan membantu peningkatan ekonomi kami,” harapnya.

    Dengan adanya pabrik pengolahan rumput laut Kalimantan Timur, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

    Selain itu, pengembangan industri rumput laut Kalimantan Timur juga berpotensi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di wilayah pesisir.

    Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor rumput laut Kalimantan Timur ini, baik melalui penyediaan infrastruktur, pelatihan bagi petani rumput laut, maupun dengan menjembatani hubungan antara petani lokal dengan investor potensial. (Adv/DiskominfoKaltim)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker