Dishub Siapkan Sistem Pengamanan Pasar Pagi Samarinda, Bakal Pasang CCTV

Kliksamarinda.com – Sistem pengamanan di Gedung Parkir Pasar Pagi Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), masih dalam tahap penyesuaian. Setelah sempat terjadi kasus pencurian helm pada Januari 2026 lalu, pengawasan di lokasi tersebut kini dilakukan secara langsung oleh petugas sembari menunggu proses lelang operator resmi dan rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa untuk sementara waktu pengamanan dilakukan oleh personel yang ditempatkan di lapangan.
“Pertama, pengawasan kita lakukan melalui personel. Saat ini ada enam sampai tujuh orang yang berjaga di lokasi parkir,” ujarnya belum lama ini.
Selain pengamanan manual, Dishub juga mengusulkan pemasangan CCTV. Namun, realisasinya masih menunggu ketersediaan anggaran daerah.
Menurut Hotmarulitua Manalu, kebutuhan perangkat dan jumlah titik pemasangan CCTV belum bisa dipastikan karena masih menunggu survei lapangan.
“Untuk CCTV, kita harus melihat dulu kebutuhannya berapa unit dan di titik mana saja akan dipasang. Itu belum kita survei secara detail. Selain itu, kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.
Dishub berharap proses lelang operator gedung parkir dapat segera dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Samarinda (BPKAD). Dengan adanya operator resmi, pengelolaan sistem keamanan, termasuk penyediaan CCTV, dapat ditangani langsung oleh pihak ketiga yang memenangkan lelang.
“Kami berharap BPKAD segera melakukan pelelangan operator. Nantinya, seluruh perangkat seperti CCTV bisa disediakan oleh operator. Jadi bukan lagi ditangani sementara oleh Dishub seperti sekarang,” katanya.
Ia menegaskan, saat ini Dishub hanya bertindak sebagai pengelola sementara sambil menunggu proses lelang rampung dan operator resmi ditetapkan.
Terkait kemungkinan terjadinya kembali kasus kehilangan helm, Hotmarulitua memastikan pihaknya telah menginstruksikan personel untuk melakukan pencatatan tertentu guna memudahkan identifikasi jika terjadi laporan kehilangan.
“Kalau ada masyarakat yang kehilangan, segera lapor ke Dishub. Nanti akan kita lakukan identifikasi dan justifikasi terlebih dahulu untuk memastikan kejadian tersebut,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, khususnya dalam menyimpan helm.
“Kalau di Pasar Pagi, sebaiknya helm dimasukkan ke dalam jok motor. Itu lebih aman dibandingkan diletakkan di spion,” pesannya.
Dengan sistem pengamanan yang masih berproses, sinergi antara pengelola dan kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari. (*)
Penulis: Harpiah AM




