Warta

Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Pelabuhan Samarinda, Ratusan Penumpang Menginap di Terminal

KLIKSAMARINDA – Arus mudik di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang pekan terakhir Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 2026. Para pemudik yang didominasi pekerja perkebunan dan pedagang memilih pulang lebih awal demi menghindari puncak kepadatan saat masa libur bersama.

Suasana arus mudik di Terminal Penumpang Pelabuhan Samarinda pada Sabtu sore, 14 Maret 2026, tampak semakin ramai. Deretan koper, tas besar, serta tikar seadanya terlihat memenuhi ruang tunggu embarkasi.

Warga yang hendak pulang kampung rela datang lebih cepat demi memastikan tempat di kapal yang akan membawa mereka menuju kampung halaman.

Di tengah suasana Ramadan, aktivitas mudik juga diwarnai kehangatan kebersamaan. Sejumlah penumpang dan buruh pelabuhan tampak antusias saat mengikuti pembagian makanan berbuka puasa yang disediakan oleh pihak KSOP Kelas II Samarinda.

Kegiatan sederhana itu seakan menjadi pelepas lelah bagi para pemudik yang telah menempuh perjalanan jauh sebelum tiba di pelabuhan.

Lonjakan penumpang sebenarnya sudah terlihat sejak Sabtu sore. Ruang tunggu embarkasi mulai dipadati warga yang berencana berangkat menggunakan KM Prince Soya dengan tujuan Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dijadwalkan berlayar pada Minggu siang, 15 Maret 2026.

Karena khawatir tidak mendapatkan tempat di atas kapal, ratusan penumpang bahkan memilih menginap di terminal. Mereka menggelar tikar seadanya sambil menunggu waktu keberangkatan tiba.

Salah seorang pemudik, Dani, mengaku sengaja datang lebih awal dari Sangatta agar perjalanan mudiknya berjalan lebih nyaman dan tidak terjebak antrean panjang.

“Ya untuk mengantisipasi tempat, biar tidak tertumpuk jadi satu. Jadi lebih simpel dalam perjalanan. Takutnya kalau terlalu mepet kita antre atau malah tertinggal,” ujar Dani.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KSOP Samarinda, Capt M Ridha R, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna mengakomodasi lonjakan penumpang.

Ridha mengatakan, fasilitas area transit sementara telah disediakan bagi pemudik yang datang dari luar kota seperti Sangatta dan Berau.

“Ada sekitar 200 sampai 300 orang yang menginap malam ini dalam pengawalan ketat petugas gabungan TNI, Polri, dan KSOP di tempat transit sementara. Mereka rata-rata datang dari daerah yang cukup jauh, ada yang dari Sangatta bahkan Berau,” jelasnya.

Untuk melayani arus mudik Idulfitri di Pelabuhan Samarinda, pihak KSOP telah menyiapkan tiga armada kapal swasta yakni Prince Soya, Queen Soya, dan Adhitya, serta satu kapal perintis milik Pelni, Sabuk Nusantara. Kapal-kapal ini akan siap mengangkut pemudik menuju berbagai tujuan di kawasan timur Indonesia. (*)

Penulis: Suriyatman

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *