Warta

Akademisi UNUSIA & UIN Kudus Kolaborasi Penelitian Lembaga Dana Umat

Jakarta – Kolaborasi penelitian akademik lintas perguruan tinggi kembali menghasilkan kontribusi penting bagi pengembangan keilmuan akuntansi dan keuangan sosial dana umat Islam di Indonesia. Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), bersama Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., Rektor UIN Sunan Kudus, berhasil menerbitkan artikel ilmiah berjudul “Beyond Philanthropy: A Critical Accounting Policy Brief on Lembaga Dana Umat and the Politics of Redistribution” pada ZISWAF: Jurnal Zakat dan Wakaf, jurnal bereputasi nasional terindeks SINTA 2.

Penelitian tersebut menawarkan perspektif baru mengenai tata kelola Lembaga Dana Umat (LDU) dengan menggunakan pendekatan Critical Perspectives on Accounting (CPA). Berbeda dengan kajian filantropi yang selama ini berfokus pada penghimpunan dan penyaluran dana, penelitian ini menempatkan LDU sebagai institusi akuntansi redistributif yang memiliki peran strategis dalam menciptakan keadilan sosial, transparansi, dan tata kelola keuangan Islam yang lebih akuntabel.

Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa penelitian ini lahir dari kebutuhan untuk memperluas paradigma akuntansi agar mampu menjawab tantangan ketimpangan sosial dan distribusi kesejahteraan.

“Melalui penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lembaga Dana Umat tidak cukup dipahami hanya sebagai instrumen filantropi, tetapi juga sebagai institusi akuntansi yang memiliki dimensi kebijakan publik, keadilan redistributif, dan akuntabilitas sosial. Pendekatan Critical Perspectives on Accounting membuka ruang bagi lahirnya model tata kelola keuangan sosial Islam yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” jelas Aras, Kamis 9 Juli 2026.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi antarperguruan tinggi menjadi fondasi penting dalam melahirkan gagasan ilmiah yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan umat.

“Kolaborasi antara UNUSIA dan UIN Sunan Kudus membuktikan bahwa riset akademik dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi penguatan lembaga keuangan sosial Islam. Kami berharap penelitian ini menjadi referensi bagi pemerintah, regulator, pengelola zakat, wakaf, dan Lembaga Dana Umat dalam membangun sistem redistribusi yang lebih adil, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Abdurrohman Kasdi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik akuntansi pada Lembaga Dana Umat tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan pelaporan keuangan, tetapi juga membentuk legitimasi kelembagaan, menentukan arah distribusi sumber daya, serta memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana keagamaan.

Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan model tata kelola yang mengintegrasikan akuntabilitas keuangan, tanggung jawab sosial, partisipasi masyarakat, dan pengawasan independen sebagai fondasi penguatan keuangan sosial Islam di Indonesia.

Terbitnya artikel penelitian dana umat pada ZISWAF: Jurnal Zakat dan Wakaf yang terindeks SINTA 2 menjadi bukti bahwa kolaborasi akademik antara UNUSIA dan UIN Sunan Kudus mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teori Critical Accounting, tetapi juga memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi pembangunan sistem keuangan sosial Islam yang lebih berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Konten Diproteksi oleh Sistem !! Sila hubungi redaksi melalui email kliksamarinda@gmail.com