Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pemberdayaan Generasi Muda melalui Program Pendikresa

Kliksamarinda.com – Memperingati Hari Anak Nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak dan generasi muda, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan, melalui program pemberdayaan yang berfokus pada pendidikan, kreativitas, dan pengembangan potensi diri.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Pendikresa atau Pengembangan Pendidikan dan Kreativitas Anak yang dijalankan oleh Fuel Terminal Samarinda. Program ini menghadirkan pendampingan belajar, penguatan literasi, pendidikan keagamaan, serta pengembangan keterampilan dan kreativitas anak.
Pelaksanaan program turut melibatkan masyarakat, relawan, pemerintah, serta berbagai mitra untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung terbentuknya generasi muda yang cerdas, berkarakter, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki daya saing.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga senantiasa disusun berdasarkan hasil pemetaan sosial atau social mapping yang terukur. Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan, potensi, serta kebutuhan masyarakat penerima manfaat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil pemetaan sosial Program Pendikresa, diketahui bahwa keterbatasan akses pendidikan di wilayah sasaran bukan disebabkan oleh rendahnya minat belajar anak, melainkan belum tersedianya ruang belajar berbasis komunitas yang mampu menghubungkan anak-anak, orang tua, pemuda, dan relawan.
Sejak mulai dilaksanakan pada 2023, Program Pendikresa terus berkembang dengan empat pilar utama, yaitu pendidikan, lingkungan, pemberdayaan, serta kreativitas dan pengembangan karakter. Hingga 2026, sebanyak 70 anak telah mengikuti program bimbingan belajar, 250 anak berpartisipasi dalam kelas minat dan bakat, serta 35 pemuda lokal terlibat aktif sebagai relawan. Keterlibatan pemuda lokal tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Program Pendikresa juga membentuk The Recycle Room sebagai pusat edukasi dan pengolahan sampah kertas. Kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya meningkatkan kepedulian anak terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan aktivitas yang lebih positif dan produktif bagi masyarakat sekitar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.
“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Melalui Program Pendikresa, perusahaan berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang dapat membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Edi, Kamis 23 Juli 2026.
Edi berharap Program Pendikresa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak, pemuda, serta masyarakat di sekitar wilayah operasional Fuel Terminal Samarinda.
“Program ini tidak hanya memberikan pendampingan kepada anak-anak, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda lokal untuk mengambil peran sebagai relawan dan penggerak perubahan di lingkungannya,” tambahnya.
Atas dampak sosial yang dihasilkan, Program Pendikresa berhasil meraih penghargaan ENSIA Awards 2025 pada kategori Inovasi Sosial. Selain itu, Yurni Handayani sebagai local hero sekaligus penginisiasi Program Pendikresa juga memperoleh penghargaan ENSIA Awards 2025 pada kategori Pengurangan Kesenjangan.
Melalui Program Pendikresa, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Tidak hanya melalui penyediaan energi, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. (*)



