Warta

Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka di Samarinda, Momentum Kebangkitan Judo Kaltim

Kliksamarinda.com – Turnamen Judo Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Segiri, Kota Samarinda, Senin 18 Mei 2026 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri turut memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan semangat fair play selama pertandingan berlangsung.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar perebutan medali, melainkan bagian dari upaya membangun regenerasi atlet judo nasional agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga,” ujar Kapolri saat sambutan di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ajang Judo Kapolri Cup 2026 diikuti oleh atlet-atlet umum dari berbagai daerah di Indonesia serta personel kepolisian.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, menyambut positif penunjukan Samarinda sebagai tuan rumah turnamen nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan ini menjadi peluang besar bagi perkembangan olahraga, khususnya cabang judo di Kalimantan Timur.

“Kita cukup senang dan berterima kasih karena dipilih menjadi tuan rumah Kapolri Cup. Ini bukan hanya untuk anggota Polri, tetapi juga terbuka untuk umum sehingga bisa menjadi jembatan bagi atlet-atlet daerah untuk berkembang dan lebih berprestasi,” ungkap Celni.

Ia menilai perkembangan judo di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah cukup baik, namun masih membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah daerah.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan atlet serta pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

Selain itu, Celni juga mengatakan semakin seringnya Samarinda dipercaya menjadi lokasi berbagai turnamen dan kompetisi nasional. Menurutnya, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut membawa dampak positif bagi daerah.

“Dengan adanya IKN, kegiatan nasional yang sebelumnya digelar di kota besar lain kini bisa dialihkan ke Kalimantan Timur. Ini menjadi keuntungan bagi Samarinda,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada kendala dari sisi fasilitas olahraga. Sejumlah gedung olahraga dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal dan memerlukan perawatan yang lebih baik. Karena itu, ia berharap adanya kolaborasi antara pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga di Kaltim.

“Semoga fasilitas olahraga bisa terus ditingkatkan agar kegiatan nasional yang datang ke sini juga berdampak pada kemajuan olahraga daerah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Harpiah AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *