Ekbis

Yuk, Kenalan Dengan Kuliner Kreatif Kekinian di Samarinda

KLIKSAMARINDA – Rangkaian kegiatan rutin Kunjungan Industri Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Samarinda 2019 terus berlanjut. Teranyar, Disperin Samarinda mengunjungi dua buah home industri makanan yang cukup kreatif dan hits di kota Samarinda,

Pilihan home industri kali ini adalah yang kreatif memanfaatkan bahan asal olahannya. Disperin memilih dua produk masing-masing Kue Lapis Labu dan IKOK’s.

Dua camilan ini tergolong kreatif. Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda, Muhammad Faisal menerangkan, kedua produk olahan makanan yang lumrah di masyarakat.

Produk makanan ini menggunakan bahan dasar Labu atau Waluh (bahasa Banjar). Sedangkan IKOK adalah cemilan dari usus dan kulit ayam,” ujar Muhammad Faisal.

Kue Labis Labu Samarinda adalah produk unggulan dari Oktavani, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan AW Syahrani, Gang 2, Samarinda. Dengan mengandalkan pemasaran melalui online, usahanya terus berkembang dan akhirnya menjadi salah satu oleh-oleh makanan khas Samarinda.

“Menurut Ibu Fani, bahan Labunya dibeli langsung dari petani di sekitar Samarinda hingga L2. Lapis Labu Samarinda ini juga mempunyai beragam pilihan topping, seperti full keju, coklat oreo, keju coklat, keju oreo, red velvet, green tea, dan lain sebagainya,” lanjut Faisal.

Kunjungan kedua mengunjungi produsen home industri makanan ringan Ikok’s Cemilan yang hits di penjualan online maupun di beberapa supermarket dan minimarket di kota Samarinda. Produk ini sudah mulai tampak terjual sebagai camilan.

“Cemilan kripik usus ayam dan kulit ayam. Ada juga ada makaroni spesial. Uniknya, ada juga mie lidi serta ada beberapa varian lainnya. Kreatifnya mereka memanfaatkan bahan usus dan kulit ayam yang dibeli langsung dari kota Surabaya ternyata,” ujar Faisal, mantan Kadis Pariwisata ini.

Pembeli cemilan ini juga tidak hanya dari kota Samarinda saja. Banyak pembeli dari luar kota sehingga bisa juga dianggap sebagai cemilan oleh-oleh dari Samarinda yang kekinian.

“Jangan khawatir mereka semua sudah terdaftar resmi usahanya dan sudah pula mendapat sertifikat halal. Jadi aman dikomsumsi dan maknyuss,” ujar Faisal. (Jie)