News

Terseret Arus Parit, Bocah SD di Samarinda Meninggal Dunia

Ilustrasi Anak Tenggelam

KLIKSAMARINDA – Seorang pelajar SD di Kecamatan Samarinda ulu, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) meninggal dunia, Kamis 21 November 2019. Korban meninggal dunia setelah terseret arus deras banjir di sebuah parit.

Awalnya, bocah SD ini terpeleset jatuh ke dalam parit. Dari keterangan saksi, korban terpeleset saat menuju lokasi penjemputan orang tuanya selepas pulang sekolah bersama rekan-rekannya.

Waktu itu, menurut Sugiyono yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, korban terpeleset sekitar pukul 13.30 WITA. Pemilik kios di depan sekolah tempat korban menimba ilmu ini mengaku mendengar teriakan teman-teman korban ketika korban terjatuh ke dalam parit.

“Tiba-tiba, teman-teman korban teriak mencari korban yang hilang setelah terjatuh di parit. Saat itu memang banyak anak-anak yang pulang sekolah,” ujar Sugiyono.

Sebelum hilang, korban diketahui sedang berada di pinggir jalan depan sekolah menunggu jemputan. Kondisi jalanan yang tertutup genangan air, membuat korban tidak melihat adanya lubang di atas parit yang tertutupi pelindung kayu.

Saksi lainnya, Kanti, menyebutkan jika korban tenggelam terseret arus dan hilang. Kanti, yang membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Dirgahayu Kamis sore itu menyebutkan, warga kemudian melakukan pencarian.

Warga baru menemui jasad korban yang merupakan pelajar kelas 2 SD ini lima belas menit kemudian sejauh 800 meter dari lokasi korban menghilang.

Kondisi korban saat ditemukan tak sadarkan diri. Warga kemudian membawanya ke tempat aman sebelum membawanya ke RS Dirgahayu Samarinda sekitar pukul 14.30 WITA.

“Korban ditemukan 15 menit kemudian pada jarak 800 meter dari lokasi kejadian. Sempat dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban. Namun, dokter memastikan korban telah meninggal,” ujar Kanti, Kamis sore.

Setelah mendapatkan pemeriksaan medis di RSU Dirgahayu Samarinda, warga membawa jenazah ke rumah duka. Pihak keluarga korban tak bersedia memberikan keterangan terkait musibah tersebut. (Jie)