Tenaga Kesehatan di Samarinda Terinfeksi Covid-19 Munculkan Kluster Baru

KLIKSAMARINDA – Penambahan kluster baru yang merupakan transmisi (penularan) Covid-19 di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali bertambah. Kluster tersebut adalah Kluster RSU AW Syaharanie Samarinda.

Fasilitas Kesehatan milik pemerintah yang juga merupakan satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 menjadi kluster baru setelah tercatat ada 6 tenaga medisnya dinyatakan terpapar covid-19 pada Rabu 29 Juli 2020. Seluruh petugas kesehatan di RSUD AWS yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Samarinda dan saat ini tengah menjalani isolasi secara mandiri.

Per 30 Juli 2020, kasus konfirmasi Covid-19 di Kluster RSU AW Syahranie Samarinda bertambah 16 orang sehingga totalnya mencapai 21 orang. Pertambahan sebanyak 15 orang ini diumumkan oleh Kepala Instalasi Humas dan PKRS Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, dr Arysia Andhina melalui grup WhatsApp.

KLIK JUGA:  Update Covid-19 Kaltim, Pasien Terkonfirmasi Positif Masih Bertambah

“Pada hari Kamis 30 Juli 2020 ini ada penambahan 15 kasus positif covid-19, yakni yang menjangkiti para tenaga kesehatan RSUD AWS. Akibat besarnya jumlah tenaga medis dari beberapa unit kerja ini, selain jam besuk pasien yang memang sudah ditiadakan sejak beberapa waktu lalu, sekarang beberapa polirawat yang terdapat tenaga kesehatan terpapar covid terpaksa ditutup,” demikian petikannya.

Adapun layanan di poli rawat yang tidak terkontaminasi, menurut dr. Arsy tetap berlangsung dengan pembatasan jumlah jam layanan. Saat ini pihak RSUD AWS masih melakukan tracing terhadap para petugas mereka yang terpapar oleh corona. Sementara itu, unit kerja masing-masing nakes menurutnya juga sudah diisolasi.

Tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di Samarinda bukan kali pertama terjadi. Pada 19 Juli 2020, sebanyak 19 tenaga medis di RSUD IA Moies Samarinda yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19. Rumah Sakit milik Pemkot Samarinda ini pun mengalami penutupan sementara untuk sterilisasi dan pemulihan kondisi tenaga kesehatan.

KLIK JUGA:  PDP Covid-19 Asal Paser Kalimantan Timur Meninggal Dunia

Per 30 Juli 2020, di Samarinda tercatat ada 284 kasus konfirmasi Covid-19. Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Samarinda mencatat, dari total jumlah kasus konfirmasi, ada 8 kluster yang saat ini tengah ditangani.

Daftarnya antara lain:
1. Kluster DPRD Kaltim 6 kasus
2. Kluster KT 2 6 kasus
3. Kluster Pemprov Kaltim 31 kasus
4. Kluster Pemkot Samarinda 6 kasus
5. Kluster tanjung Aju 14 kasus
6. Kluster Jalan Hasan Basri 3 kasus
7. Kluster RSUD AW Syahranie 9 kasus
8. non Kluster 44 kasus

Dari kasus konfirmasi di sarana kesehatan, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menerangkan agar pasien yang memeriksakan diri ke rumah sakit memberikan informasi sejelas-jelasnya supaya tenaga medis dapat melakukan antisipasi agar mengurangi risiko terpapar Covid-19. Pun, kepada petugas medis, Andi Muhammad Ishak memberikan arahan agar lebih ketat menerapkan proteksi diri dan lebih jeli melihat kondisi pasien saat melakukan pemeriksaan.

KLIK JUGA:  Selamat Jalan Pak Lurah Mugirejo

“Kita mendorong agar masyarakat memberikan informasi selengkap-lengkapnya kepada petugas kesehatan agar bisa menindaklanjuti penanganan. Jika petugas kesehatan tertulas, maka akan terjadi penutupan karena fasilitas kesehatan harus disterilkan. Petugas kesehatan juga perlu meningkatkan proteksi terhadap potensi penularan dan jeli melihat pasien,” ujar Andi Muhammad Ishak, saat teleconference melalui aplikasi Zoom 30 Juli 2020. (*)

DMCA.com Protection Status