Arsip Tag: PAW DPRD Samarinda

PAW Anggota DPRD Samarinda Dari Partai Gerindra, Mujianto Gantikan Alm. Sarlena Layuk

KLIKSAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan I Tahun 2020, Kamis 30 Januari 2020. Agenda Rapat Paripurna ini adalah Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Samarinda dari Partai Gerindra.

Mujianto diangkat menjadi anggota DPRD periode 2019-2024 menggantikan almarhum Sarlena Layuk.

Rapat Paripurna ini yang dibuka oleh Ketua DPRD Kota Samarinda Siswadi di Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat. Sebagai Ketua DPRD Samarinda, Siswadi menyatakan agar Mujianto tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memiliki kinerja tinggi.

“Selamat dan sukses untuk saudara Mujianto. Semoga menjadi anggota yang benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Siswadi.

Pengangkatan Mujianto sebagai anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024 menggantikan Sarlena Layuk yang meninggal  dunia beberapa waktu lalu. Mujianto menyatakan dirinya akan tetap konsisten untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya masih baru. Saya akan pelajari dulu semua,” ujar Mujianto usai pelantikan. (*)

Pergantian Antarwaktu Perdana DPRD Samarinda, Maswedi Gantikan Mulkan

KLIKSAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melakukan pergantian antar waktu (PAW) perdana dalam masa periode 2019-2024. PAW dilakukan terhadap anggota DPRD kota Samarinda yang meninggal dunia, Mulkan pada Oktober 2019 lalu.

Kursi milik Nasdem tersebut digantikan oleh Maswedi.

“Baru kami yang melakukan PAW. Saat rapat paripurna siang tadi. Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif yang melantik tadi,” kata Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal ketika ditemui di Kantin Balai Kota, Kamis, 9 Januari 2020.

Naiknya Maswedi karena dirinya mendapat suara terbanyak nomor dua di bawah Mulkan daerah pemilihan (dapil) Samarinda Utara. Pergantian ini, lanjutnya, sudah sesuai dengan mekanisme partai, berdasarkan aturan yang berlaku.

“Berdasarkan mekanisme, dari fraksi yang mengirim surat ke DPD terkait adanya anggota yang meninggal dunia atau berhalangan tetap, DPD kemudian menyurat ke DPW dan diteruskan ke DPP untuk dilakukan pergantian,” ungkapnya.

Selanjutnya, Pimpinan di pusat menyurati KPU. Berdasarkan usulan partai berdasarkan undang-undang, dipilihlah siapa yang terbanyak kedua.

“Setelah itu KPU menjawab kembali ke pimpinan, bahwa suara terbanyak kedua adalah Maswedi,” sambungnya.

Surat PAW tersebut telah diberikan Joha dua bulan pasca meninggalnya Mulkan. Namun, sebelum mengajukan PAW, pihak partai sebelumnya melakukan pendekatan kepada keluarga Mulkan.

“Setelah itu semua selesai, baru kami jalankan prosedur. Makanya ada waktu dua bulan semenjak sepeninggal almarhum di bulan sepuluh lalu, baru diajukan,” tutupnya.

Terpisah, Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat menyebutkan, begitu berkas masuk dari sekretariat dewan, pihaknya langsung memproses dan memplenokan PAW Mulkan.

“Langsung ditetapkan. Sebagai salah satu syarat, mereka terdaftar sebagai pemilih, itu juga sudah kami rampungkan semua. Tidak lebih dari 5 hari kerja, kami sudah selesaikan,” ujarnya ditemui di Hotel Midtown Samarinda, Kamis 9 Januari 2020. (*)