Arsip Tag: Anggana Kukar

Gadis Pelajar Ditemukan Meninggal Dunia Karena Tenggelam di Sungai Mahakam

KLIKSAMARINDA – Setelah melakukan pencarian sejak Jumat, 24 Juli 2020, Tim SAR gabungan menemukan Saskia Fitriani (14) seorang pelajar warga Jalan Mahakam, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam kawasan Anggana.

Tim SAR gabungan menemukan Saskia Fitriani dalam kondisi meninggal dunia, Minggu pagi 26 Juli 2020 sekitar pukul 08:25 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, S.Sos, melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto menyatakan, korban dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan. Mayatnya ditemukan dalam jarak 300 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan mengapung.

“Korban ditemukan sejauh kurang lebih 200 sampai 500 meter dari lokasi kejadian ke arah hilir dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Oktavianto.

Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi korban dan membawanya ke rumah duka atas permintaan keluarga.

Diberitakan sebelumnya, Saskia Fitriani bersama temannya Sarah, bermain di samping Pos AL Sungai Mahakam wilayah Anggana pada Jumat sore, 24 Juli 2020. Fitri, sapaan akrabnya tiba-tiba berteriak meminta tolong sebelum menghilang di Sungai Mhakam.

Gadis asal Sungai Meriam, Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hilang tenggelam di Sungai Mahakam sekitar pukul 16:00 WITA.

Dari keterangan teman korban bernama Sarah, sebelum korban tenggelam, dirinya tengah berenang di Sungai Mahakam di samping Pos AL Anggana. Tidak berselang lama, korban berteriak meminta tolong.

Sarah hendak menolong. Namun, dirinya tidak bisa turun dari tangga kayu karena air surut. Sarah kemudian berlari untuk meminta tolong. (*)

Dampak Wabah Virus Corona di China, Nelayan Kaltim Gagal Ekspor Kepiting

KLIKSAMARINDA – Wabah virus Corona di China berdampak terhadap perekonomian warga Indonesia. Tak terkecuali bagi warga nelayan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Penyebabnya adalah penutupan akses transportasi udara di Jakarta ke negara China sejak merebaknya informasi penyebaran wabah virus Corona

Misal nelayan dan pengumpul kepiting di Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Para nelayan di Anggana Kukar terpaksa membuang kepiting siap ekspor ke China.

Padahal, kepiting ekspor itu telah tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan. Namun, karena penutupan akses tranportasi pesawat cargo di Jakarta ke China, kepiting nelayan Kukar itu gagal berangkat dan dikembalikan ke Anggana.

Warga nelayan Kukar pun membuang sebagian kepiting siap ekspor itu ke Sungai Mahakam karena mati dan membusuk. Bagi Amir, nelayan pencari kepiting asal Muara Pantuan, Kukar, kepiting mati akibat terlalu lama di tempat penyimpanan.

”Ada ratuan kepiting yang dibuang ke sungai karena membusuk. Harusnya, kepiting ini dikirim ke pengepul di Jakarta Sabtu, 25 Januari 2020 lalu,” ujar Amir, Senin 27 Januari 2020.

Amir dan nelayan di Kukar lainnya mengalami kerugian akibat gagal ekspor itu. Kerugian mencapai ratusan juta karena kepiting tidak bisa dikirim ke Negara Tiongkok dan membusuk. (*)