News

Polisi Periksa Barang Bukti dan Saksi Mata Kasus Ledakan Kapal di Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda

KLIKSAMARINDA – Polresta Samarinda memeriksa lokasi terjadinya ledakan dalam kapal pengangkut penumpang dan barang Nurdalia di dermaga Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu pagi, 25 Desember 2019. Tim Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolresta Samarinda, Kombes Arif Budiman menyatakan, hasil penyelidikan aparat kepolisian memastikan jika ledakan dalam kapal berasal dari ledakan tabung gas 3 kilogram yang terletak pada bagian depan kapal.

Polisi menduga jika tabung gas yang meledak mengalami kebocoran. Diduga, ledakan terpicu karena ada orang yang merokok di dekat tabung gas yang bocor itu. Sementara ini, polisi masih mencari orang yang merokok sehingga menyebabkan tabung gas meledak.

“Kapal ini meledak akibat bocornya tabung gas 3 kilogram yang diangkut di bagian depan kapal. Kemungkinan saat itu ada ABK yang merokok,” kata Kombes Arif Budiman di dermaga pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda, Rabu pagi.

Dari penyelidikan pihak kepolisian, diketahui jika kapal Nurdalia mengangkut 300 tabung gas 3 kilogram. Barang angkutan itu akan dikirim kepada warga pedalaman Kaltim, Rabu siang.

Pihak kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar kapal sebelum ledakan terjadi.

“Saat ini dua saksi mata yang ada di TKP saat kejadian masih dalam penanganan tim dokter. Satu korban lainnya sudah bisa pulang karena hanya mengalami luka akibat serpihan kaca,” ujar Kombes Arif.

Ledakan kapal penumpang Nurdalia tujuan Samarinda, Melak, Long Iram, Long Bagun ini berdampak pada kapal barang Maranata tujuan Muara Ancalong. Tiga orang menjadi korban ledakan ini.

Mereka adalah Rian (20) warga Karang Asam, Budi (25) warga Untung Suropati. Keduanya merupakan ABK Kapal Penumpang dan Barang Nurdalia yang saat itu diduga berada di depan kapal tepat di lokasi ledakan kapal.

Korban lainnya adalah Boy, seorang ABK Norbudi C kapal penumpang dan barang yang saat itu berada di depan Kapal penumpang Nurdalia. (Jie)