News

Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Hilangnya Anak di Penitipan PAUD Samarinda Ulu

KLIKSAMARINDA – Polresta Samarinda menggelar Pra Rekonstruksi kasus hilangnya Muhammad Yusuf Gajhali (4), Senin pagi, 9 Desember 2019. Pra rekonstruksi berlangsung di tempat penitipan anak dan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jannatul Athfal, di Jalan AW Syahranie Samarinda, tempat Yusuf terakhir kali terlihat kemudian menghilang sejak 22 November 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa mengatakan, pra rekonstruksi ini dilakukan untuk melihat kembali kronologis hilangnya Muhammad Yusuf Gazali dari sekolahnya. Seluruh ruangan di sekolah diperiksa petugas hingga parit tempat korban diduga terjatuh sebelum hilang.

Dalam Pra Rekontruksi, petugas menyisiri parit sejauh 3 KM untuk melihat kondisi parit sekaligus mencari organ tubuh yang kemungkinan masih ada di sekitar TKP.

“Kita mau lihat bagaimana kejadiaan yang menyebabkan korban hingga hilang dan kemudian ditemukan tewas kemarin,” kata AKP Damus Asa usai kegiatan Pra Rekonstruksi.

Para penyidik sudah melakukan penyisiran di saluran drainase yang ada di TKP hingga lokasi penemuan bayi tak utuh pada 8 Desember kemarin.

“Semua data nanti kita kumpulkan untuk nantinya disimpulkan apakah korban yang ditemukan tewas akibat tindakan kriminal atau terseret air banjir saat itu,” jelasnya.

Pada Minggu pagi, 8 Desember 2019, warga menemukan Jasad seorang anak di Sungai Karang Asam, Gang 2, Jalan Antasari. Menindaklanjuti hasil temuan tersebut, polisi kemudian melakukan pengecekan kembali mulai dari TKP awal dan pencocokan data korban dengan orang tua korban untuk lebih memastikan identitas jasad korban.

Dari keterangan awal, orang tua korban meyakini bahwa korban tersebut adalah Muhammad Yusuf Gajhali. (Jie)