Ragam

Pengalaman Traumatis ala Walkinsomnia Rilis Single Perdana “Killing Me Slowly”

KLIKSAMARINDA – Samarinda sedang jadi sorotan semenjak Ibu Kota akan dipindahkan ke Kalimatan Timur (Kaltim). Begitu juga skema musiknya.

Beberapa nama seperti Murphy Radio, Davy Jones, Irine Sugiarto dan Rio Satrio sudah cukup malang-melintang di telinga penikmat musik lokal.

Satu nama baru yang layak untuk mendapatkan perhatian, Walkinsomnia. Band ini mengisi slot musik heavy nan alternative.

Mereka baru saja merilis single pertama, “Killing Me Slowly”.

Mulai berkarya sejak akhir 2017 lalu, Lery (vokal), Zulfi (gitar), Diemas (bass), Jul (synth) dan Dhana (drum) mencoba menceritakan tentang perspektif pengalaman traumatis seseorang yang dihantui dengan problematika dimasa lalu dalam single “Killing Me Slowly”.

“Walkinsomnia ingin memberikan pesan kepada pendengarnya bahwa tindakan-tindakan yang terjadi dimasa lalu dapat memberikan efek trauma bagi seseorang, sehingga kita bisa lebih bijak dalam bertindak dan bersikap serta lebih peduli terhadap sesama,” ujar sang vokalis, Lery.

Secara musikal, ada beberapa referensi musik yang diramu oleh Walkinsomnia. Misal, pengaruh dari I See Stars, Bring Me The Horizon, dan Linkin Park.

Hasilnya, sebuah komposisi garang, melodius dan dinamis berhasil dibawakan dengan apik. Direkam di Backstage Studio Samarinda dan di mixing serta mastering oleh Ari Wardhana (Gitaris Kapital).

“Killing Me Slowly” sudah tersedia di berbagai digital store dan streaming service. Video musik garapan Three AM Studio juga melengkapi rilisnya single juga dapat dinikmati melalui kanal YouTube Walkisomnia. (rilis)