News

PAUD Tempat Anak Hilang di Samarinda Diliburkan Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Gelar Pra Rekonstruksi di PAUD dan Tempat Penitipan Anak Jannatul Athfal, Senin 9 Desember 2019.

KLIKSAMARINDA – Hilangnya Muhammad Yusuf Gajhali di PAUD dan Tempat Penitipan Anak Jannatul Athfal, Samarinda membuat operasional PAUD berhenti. Penutupan ini setelah penemuan jenazah bayi tak utuh yang diduga adalah Yusuf di Gang 2, RT 30, Jalan Antasari, Samarinda pada 8 Desember 2019, 16 hari setelah Yusuf dikabarkan hilang.

Kabar penemuan Yusuf tersebut membuat para bunda pengajar semua kaget. Para guru tak membayangkan sebelumnya kejadian memprihatinkan menimpa murid mereka.

“Kami semua para guru di sini sangat bersedih. Kemarin saat mengetahui Yusuf meninggal, kami semua menangis di sekolah ini. Sebelumnya, kami mengira bahwa anak ini masih hidup dan dibawa oleh orang. Semalam kami mengirimkan doa untuk Yusuf,” ujar Kepala PAUD dan Tempat Penitipan Anak Jannatul Athfal, Nurdiana, usai gelar Pra Rekonstruksi di PAUD dan Tempat Penitipan Anak Jannatul Athfal, Senin 9 Desember 2019.

Pasca menerima kabar itu, Nurdiana menyatakan, pihaknya memutuskan untuk beristirahat dahulu hingga waktu yang tidak ditentukan. Pihaknya akan membuka kembali PAUD setelah siap.

“Pak Kanit Reskrim sudah meminta kami melanjutkan operasional karena penyidikan di sekolah ini telah selesai. Kami bisa terus melakukan proses belajar mengajar. Kasihan anak-anak yang sekolah jika terlalu lama libur,” ujar Nurdiana.

Ketika gelar Pra Rekonstruksi, Diana mengatakan, kepolisian meminta guru di PAUD