News

Lumpur dan Pasir Akibat Banjir Tutup Akses Jalan Samarinda-Bontang Kaltim

KLIKSAMARINDA – Sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) terdampak banjir, Sabtu 23 Mei 2020. Salah satunya jalan raya tertutup lumpur di Jalan Poros Samarinda-Bontang di wilayah Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Banjir mengakibatkan jalan yang tadinya aspal berubah menjadi timbunan pasir dan lumpur yang cukup tebal.

Kendaraan roda 4 kesulitan untuk lewat. Beberapa warga setempat turut membantu pengendara yang kesulitan lewat.

Banjir juga melanda beberapa lokasi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, salah satunya di wilayah Desa Mekarti, Kecamatan Marang Kayu.

Dari laporan Komandan Kodim 0908 Bontang, lantaran banjir tersebut, ada sekitar 1.603 warga terdampak dan 6 rumah rusak parah akibat terjangan banjir, Jumat 22 Mei 2020.

“Ada 20 personel Koramil Muara Badak dan Kodim yang siaga di lokasi. Mewaspadai banjir susulan, apabila hujan turun lagi hari ini,” tutur Komandan Kodim 0908 Bontang, Letkol Arm. Eko Pristiono, Sabtu 23 Mei 2020.

Selain dua daerah di Kukar, banjir juga terjadi sejak Jumat-Sabtu, 22-23 Mei 2020 di sejumlah lokasi akibat hujan dengan intensitas sedang lebat yang mengguyur Kota Samarinda sejak Jumat dinihari.

Beberapa wilayah tergenang air dengan ketinggian bervariasi dari 30 cm-100 cm sebagaimana dilaporkan Tim Relawan Balakarcana Puspita Samarinda.

Lokasi banjir di Samarinda antara lain:
1. Jalan Gerilya
2. Jalan Daman Huri
3. Jalan Sukor Rejo
4. Jalan Lempake Jaya
5. Jalan Gunung Kapur II
6. Jalan Mugirejo
7. Jalan Cipto Mangunkusumo
8. Jalan DI Panjaitan ( Alaya)
9. Jalan Panjaitan ( Kebun Raya )
10. Jalan Tanah Datar
11. Jalan Citanduwi Tanah Merah
12. Jalan Wahid Hasim II Simpang 4 & Pos Pol
13. Jalan AW Syahrani ( IndoGrosir )
14. Jalan Sentosa Dalam
11. Jalan Budaya Pampang
12. Simpang Pasir Kecamatan Palaran
13. Jalan Pramuka TMA 50cm
14. Teluk Kahol
15. Rapak Dalam
16. Jalan Pramuka simpang Perjuangan
17. Daerah Kampung Baru, Palaran
18. Jalan KH Harun Nafsi
19. Jalan Kenangan 2

Selain banjir, sejumlah wilayah yang di Samarinda juga terdampak tanah longsor.

  1. Jalan Purwodadi, Gang 14, RT 10, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Terdampak 6 rumah.
  2. Jalan Poros Berambai, RT 30 dan 31, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Terdampak 5 rumah.
  3. Jalan Otto Iskandardinata, RT 32, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. 1 rumah terdampak.
  4. Jalan KH Mas Mansyur, Perum Batu Penggal, Blok A, No. 11, Sungai Kunjang. 1 rumah terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Hendra menyatakan lokasi terdampak tersebut tersebut merupakan lokasi yang kerap tergenang air ketika intensitas hujan tinggi. Saat ini pihaknya dalam posisi siaga mengingat perkiraan cuaca masih cukup tinggi hingga akhir Mei 2020.

“Kami posisi siaga. Apalagi, informasi BMKG hujan masih akan turun hingga akhir Mei. Saat ini kami terus pantau perkembangannya dan kami juga sudah siapkan berbagai hal untuk keperluan evakuasi warga,” ujar Hendra. (*)