News

Langkah Preventif Corona, Manajemen Hotel di Samarinda Semprotkan Disinfektan

KLIKSAMARINDA – Upaya preventif (pencegahan) terhadap penyebaran penyakit tak hanya dilakukan kalangan medis dan aparat di lingkup akses lalu lintas warga. Upaya preventif juga dilakukan kalangan perhotelan.

Seperti upaya preventif terhadap penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan Cina itu yang dilakukan oleh manajemen Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Pada Selasa petang, 3 Maret 2020, pihak manajemen hotel mendatangkan petugas kesehatan dari PT Real Borneo.

Petugas itu melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap ruangan yang digunakan para tamu dengan menggunakan alat khusus.

Penyemprotan cairan disinfektan juga berlangsung di restoran masakan Cina dan Jepang yang ada di sudut hotel. Petugas menyemprot seluruh ruangan di dalam restoran untuk membunuh virus penyakit.

Selama proses penyemprotan disinfektan berlangsung, kegiatan di ruangan ditutup sementara bagi tamu dan akan dibuka kembali setelah satu jam kemudian.

Penyemprotan cairan disinfektan menjadi satu di antara upaya manajemen hotel untuk menciptakan rasa aman dan menghindari penyebaran penyakit. Pun, pihak manajemen hotel memberikan contoh perilaku hidup bersih dan sehat kepada tamunya dengan memberikan arahan untuk selalu mencuci tangan usai melakukan kegiatan.

Manajemen Hotel Senyiur juga meminta setiap tamu yang masuk ke hotel untuk mencuci tangan dengan sabun pencuci tangan yang tersedia. Corporate Manager Hotel Senyiur Samarinda, Siang Sami mengatakan, pihaknya memiliki protokol kesehatan yang dilakukan untuk memberi rasa aman kepada para tamu untuk berkunjung di tempat ini.

Apalagi sejak virus corona merebak service protokol makin ketat untuk kesehatan tamu dan pengelola hotel.

“Protokol ini mengacu pada Dinas Kesehatan untuk membuat perasaan aman dan nyaman tamu. Kita memproteksi tamu serta karyawan karyawan kita,” ujar Siang Sami.

Siang Sami menyebut pihaknya tidak mengeluarkan larangan bagi tamu asing. Tetapi pihaknya tetap mencermati asal kedatangan tamu dari observasi dan data diri tamu.

“Kalau ada salah satu dari negara yang terdeteksi penyebaran virus corona, nanti kita observasi,” ujar Siang Sami.

Arahan dan upaya preventif manajemen hotel ini justru membuat pengunjung merasa terlindungi jika menginap di tempat itu.

“Upaya preventif ini bagus untuk menanggapi kasus yang sekarang terjadi. Semoga wabah tidak sampai ke Kalimantan Timur. Kami tidak terganggu dengan pencegahan ini. Justru merasa terima kasih kepada pihak hotel,” ujar Rita, tamu hotel asal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. (Jie)