News

Keterangan Sementara Tim Medis Soal Lebam di Tubuh Jenazah Tahanan Lapas Samarinda

KLIKSAMARINDA – Tim Dokter Forensik Rumah Sakit Umum AW Syahranie menjelaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian Ahmad Syukur, seorang tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Samarinda. Ahmad Syukur (34), warga Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda, Selasa pagi, 11 Februari 2020.

Keterangan dr. Kristina Uli Gultom, salah satu anggota tim forensik RSU AW Syahranie Samarinda, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.

“Kita menunggu hasil labnya keluar. Itu, kan tadi diambil karena sudah sore mungkin besok baru dimatangkan. Biasanya hasilnya 2-3 minggu karena menunggu antrian kerjaan di sananya,” kata dr. Kristina, Rabu 13 Februari 2020.

Disinggung mengenai bekas penganiayaan yang menjadi pertanyaan keluarga korban, dr. Kristin mengaku tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sementara ini, hasil pemeriksaan tim forensik menemukan adanya kelainan pada organ paru dan ginjal.

“Lebam yang muncul merupakan lebam mayat yang memang muncul mengikuti proses gravitasi bumi. Hasil sementara kita temukan ada kelainan pada organ paru dan ginjal. Namun untuk memastikan, kita akan bawa ke laboratorium,” tambahnya. (Jie)