News Politik

Kata Pakar dan Akademisi Soal Rusmadi: “Saya Yakin Beliau Bisa Mengawal” (Bag. 3)

Kepastian ibukota negara atawa IKN pindah ke Kalimantan Timur akan membawa pelbagai dampak bagi masyarakat. Siapkah Rusmadi, sebagai sosok pemimpin baru Samarida menjawab tantangan itu?

SAMARINDA memang hanya menjadi kota penyangga ketika Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara menjadi IKN.

Namun, Samarinda adalah daerah spesial di Kaltim. Yakni menjadi kota penyangga sekaligus ibukota Benua Etam.

Bagi profesor Sarosa Hamongpranoto, Rusmadi diprediksi akan mampu menjawab pelbagai tantangan lima tahun ke depan.

Masyarakat Samarinda, terang Sarosa, harus menjadi unggulan dalam rangka penunjang IKN. Status sebagai ibukota provinsi juga harus dipertahankan.

“Saya yakin Pak Rusmadi bisa mengawal itu,” tegas Sarosa di Hotel Grand Sawit, Jalan Basuki Rahmat, Jumat 13 Desember 2019, malam lalu.

Sarosa menilai, ke depan Samarinda akan menjadi pusat peradaban Indonesia, menggantikan posisi Jakarta. Di titik ini, Sarosa menegaskan, perlu pemimpin yang visioner untuk mengelola Samarinda.

“Ke depan, masalah di kota ini akan semakin kompleks. Kalau pemimpin daerah kita tidak visoner dan pengalaman, bisa bahaya,” bebernya. (*)