Fokus News

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Balikpapan Capai Angka Tertinggi di Kaltim

update covid-19 balikpapan

KLIKSAMARINDA – Kasus kematian pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali bertambah. Dari jumlah 32 kasus kematian per 1 Agustus 2020, pada Minggu 2 Agustus 2020, kasus kematian bertambah 4 kasus sehingga totalnya mencapai 36 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak merinci 4 kasus kematian pasien konfirmasi positif Covid-19 per 2 Agustus 2020 berasal dari Balikpapan. Sehingga per 2 Agustus 2020, kasus kematian pasien Covid-19 di Balikpapan mencapai 18 kasus.

“Penambahan Kasus terkonfirmasi Covid 19 yang dilaporkan meninggal per 2 Agustus 2020 sebanyak 4 kasus. Rincian 3 kasus merupakan kasus terkonfirmasi pada hari ini, yaitu BPN 511 Wanita 60 tahun, BPN 535 Laki-laki 65 tahun, dan BPN 544 Laki-laki 60 tahun. Satu kasus lainnya adalah BPN 469 (Laki-laki 71 tahun) warga Balikpapan, merupakan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 pada 30 Juli 2020,” ujar Andi Muhammad Ishak saat teleconference pada Minggu 2 Agustus 2020 melalui aplikasi Zoom.

KLIK JUGA:  Wali Kota Samarinda Minta Jawaban Cepat dari Pusat Soal Penutupan Sementara Pelabuhan dan Bandara

Dalam catatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, keempat kasus kematian tersebut adalah sebagai berikut:

  1. BPN 511 Wanita 60 tahun warga Balikpapan, merupakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala demam, batuk, muntah. Lesu, nyeri kepala dan sesak nafas serta gambaran Pneumonia, kasus dirawat di RSUD Beriman sejak tanggal 22 Juli, Pada tanggal 23 Juli dilakukan pengambilan swab dan pada tanggal 31 Juli terkonfirmasi Positif Covid-19. Pada tanggal 1 Agustus kondisi pasien mengalami perburukan dan dilaporkan meninggal dunia pada pukul 05.30 WITA. Pemakaman dilakukan sesuai protocol Covid-19
  2. BPN 535 Laki-laki 65 tahun warga Balikpapan, merupakan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang dirawat di RSUD Beriman dan dilaporkan meninggal dunia pada hari ini tanggal 2 Agustus 2020. Pemakaman dilakukan dengan protocol Covid-19
  3. BPN 544 Laki-laki 60 tahun warga Balikpapan, merupakan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang dirawat di RSUD Kanudjoso dan dilaporkan meninggal dunia pada hari ini tanggal 2 Agustus 2020. Pemakaman dilakukan dengan protocol Covid-19
  4. BPN 469 Laki-laki 71 tahun warga Balikpapan, merupakan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 pada 30 Juli 2020 yang telah dirawat di RS Siloam Balikpapan dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut, serta dengan comorbid Diabetes Melitus dan penyakit Kardiovaskuler. Kondisi Pasien memburuk dan dilaporkan meninggal dunia pada 1 Agustus 2020 pukul 08.30 Wita.
KLIK JUGA:  Peluncuran Tahapan Pilkada Samarinda, Ini Rangkaiannya

Secara keseluruhan, kasus kematian Covid-19 di Kaltim hingga 2 Agustus 2020 mencapai 36 kasus. Balikpapan menjadi wilayah tertinggi kasus kematian pasien konfirmasi Covid-19 di Kaltim, yaitu mencapai 18 kasus dari total jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 544 kasus. Wilayah kedua dengan kasus tertinggi angka kematian pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim adalah Samarinda dengan jumlah kasus kematian mencapai 11 kasus dari total 322 kasus konfirmasi positif Covid-19.

Sementara wilayah lainnya antara lain Paser 3 kasus kematian, Berau, Bontang, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara masing-masing satu kasus kematian, serta 3 wilayah lainnya, yaitu Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Penajam Paser Utara tanpa kasus kematian hingga 2 Agustus 2020.

KLIK JUGA:  Yang Ahok Katakan Ketika Berlibur ke Desa Pampang Samarinda

Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 83 kasus per Minggu 2 Agustus 2020 sehingga total mencapai 1516 kasus. Suspek total 9.971 kasus, bertambah 428 kasus, discarded/suspek negatif 5.008 kasus bertambah tiga kasus, probable lima kasus dan proses 3.442 kasus dan kasus sembuh bertambah 3 kasus sehingga total mencapai 913 kasus dan dirawat 567 kasus.

Sumber: Dinas Kesehatan Kaltim

“Kita berharap peningkatan kasus konfirmasi positif tidak diiiringi kasus kematian,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)