Kampung KB di Samarinda, DPRD Dukung Demi Kependudukan – KLIK SAMARINDA
Advertorial Parlementaria

Kampung KB di Samarinda, DPRD Dukung Demi Kependudukan

KLIKSAMARINDA – Tiga anggota DPRD Samarinda Dapil Sungai Kunjang menghadiri launching, lima Kampung Keluarga Berencana (KB) pada 5 kelurahan di Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis 17 Oktober 2019. karena menganggap penting Kampung KB ini. Ketiganya adalah Eko Elyasmoko dari Fraksi Demokrat, Ahmad Sopyan dari Fraksi Hanura, dan Angkasa Jaya Fraksi PDIP.

Ketiganya menganggap peran KB dalam kehidupan masyarakat di Kota Tepian sangat penting, terutama berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk di Ibu Kota Provinsi Kaltim ini.

Kecamatan Sungai Kunjang sebelumnya telah memiliki 2 Kampung KB, masing-masing di Kelurahan Lok Bahu dan Kelurahan Loa Bakung. Kampung KB yang diresmikan ini yakni, kampung KB Germas Kencana Loa Buah, Kami Bisa Bersama Keluarga Berencana Karang Asam Ulu, Banggeris Wira Kencana Teluk Lerong Ulu, Gema Bersahaja Karang Asam Ilir, dan Kran Etam Karang Anyar.

“Ini langkah positif. Harus didukung karena berkaitan dengan jumlah penduduk,” ujar Eko.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang meresmikan lima Kampung KB di Kecamatan Sungai Kunjang ini menyatakan, sesuai kebijakan pemerintah pusat dan arahan Presiden tiap kecamatan wajib memiliki 1 Kampung KB. Namun, di Samarinda kebijakan Walikota harus tiap kelurahan yakni 59 kelurahan. Walikota telah mengeluarkan 59 SK Kampung KB yang dalam beberapa bulan ini.

“Terus kita resmikan. Hari ini 5 Kampung KB di Sungai Kunjang dan tersisa terakhir beberapa di Kecamatan Samarinda Kota,” ucap Walikota dalam sambutannya pada launching Kampung KB di kantor Kecamatan Sungai Kunjang, seraya memberikn apresiasi kepada tiga anggota DPRD yang hadir.

Jaang menegaskan, peresmian Kampung KB ini bukan untuk menggugurkan tanggung jawab atau mengejar target karena Walikota. Tapi semata untuk merealisasikan 8 fungsi keluarga. Karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Kampung KB di seluruh kecamatan.

Menurut Jaang, Kampung KB bukan hanya bicara dua anak cukup, tapi kehidupan masyarakat yang ada di Dinas/Instansi dibicarakan di sini.

“Bedanya di Kampung KB ini ditangani masyarakat sendiri berkaitan 8 fungsi keluarga. Bapak-bapak ataupun ibu-ibu sendiri yang tahu bagaimana kondisinya dan menyelesaikannya bersama di Kampung KB ini,” katanya.

Setelah Sungai Kunjang, selanjutnya beberapa Kampung KB di Kecamatan Samarinda Kota. Akhir bulan Oktober, Pemkot akan merampungkannya. (Adv)