Ibunda Gusti Serahkan Proses Hukum ke Polisi

KLIKSAMARINDA – Duka mendalam tak dapat disembunyikan Siti Rodiyah, ibu kandung Gusti Dwi Prasojo, Senin 30 November 2020 di Mapolsekta Samarinda Ulu, Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Siti Rodiyah menjadi satu di antara puluhan pasang mata yang menyaksikan rekonstruksi adegan peristiwa tenggelamnya Gusti Dwi Prasojo di Sungai Mahakam karena didorong oleh dua tersangka pelaku. Jusman dan Aspiansyah.

Siti Rodiyah mengaku, pihak keluarga merasa lebih tenang setelah mengetahui kronologis proses pelaku yang bertindak mencelakai anaknya tersebut.

Selain itu, Siti Rodiyah mengatakan menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwajib untuk melakukan tindakan hukum terhadap kedua tersangka.

“Saya sudah tahu kronologinya. Seperti apa sudah jelas. Saya hanya bisa menyerahkan semuanya ke pihak Polisi. Harapan saya pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya agar tidak ada lagi korban lain. Cukup anak saya saja,” ujar Siti Rodiyah.

Gusti Dwi Prasojo dan Zidan Maulana menjadi korban tindak kekerasan yang terjadi di pinggir Sungai Mahakam, kawasan Jalan RE. Martadinata, Teluk Lerong, Samarinda, 17 November 2020 lalu.

Keduanya didorong ke Sungai Mahakam oleh dua tersangka. Zidan Maulana selamat. Namun Gusti Dwi Prasojo meninggal ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Mahakam tiga hari kemudian.

Pihak kepolisian dari gabungan Subdit Jatanras Polda Kaltim, Satreskrim Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Ulu mengungkap kasus kematian Gusti Dwi Prasojo akibat tenggelam di Sungai Mahakam, Samarinda. Polisi menangkap dua tersangka pelaku, yaitu Jusman (22) dan Aspiansyah, pelaku perampasan barang yang mengakibatkan hilangnya nyawa akibat tercebur ke Sungai Mahakam. (Jie)