Kamis, 4 Maret 2021 16:40:57

Hari Pertama PPKM Samarinda Warga Sudah Patuh

KLIKSAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur mulai melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) demi memutus rantai penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat. Kegiatan ini dalam menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur.

PPKM di Kaltim ini berlaku dalam akhir pekan setiap Sabtu dan Minggu. Dalam penerapan perdana pada Sabtu 6 Februari 2021, petugas gabungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemkot Samarinda bersama TNI-Polri melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Samarinda.

Sebanyak 400 personil gabungan diturunkan dalam patroli ini. Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesumah, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman memimpin patroli ini sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dilengkapi sejumlah alat, petugas TNI dari Batalyon 611 Samarinda melakukan penyemprotan di sejumlah kawasan yang menjadi target penyemprotan disinfektan yang selama ini menjadi pusat kegiatan warga. Kendaraan taktis water canon pun digunakan untuk menyemprot jalan protokol yang dilalui tim gabungan menyusuri seluruh pojok kota Samarinda.

Selain menyemrotkan disinfektan di jalan protokol, tim juga menyemprot terminal bus antar kota antar propinsi di terminal Sungai Kunjang Samarinda. Tim juga melakukan penyemprotan di mall terbesar di kota Samarinda di Jalan Untung Suropati, Samarinda dan di pasar tradisional di kota Samarinda yakni Pasar Pagi, Pasar Kemuning, dan Pasar Segiri.

Meski sejumlah pedagang terlihat masih berjualan, sebelum dilakukan penyemprotan petugas TNI dan Polri ikut membantu menutup dagangan warga dengan menggunakan terpal, agar tidak terkena cairan diinfektan.

Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesumah, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro mengatakan, operasi ini diikuti oleh 400 personil gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim dan Kota Samarinda bersama Relawan se-Samarinda yang melakukan penyemprotan disinfektan massal. Kegiatan ini untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Kaltim saat ini khususnya Samarinda tingkat kasusnya mengalami peningkatan. Sehingga, hal inilah yang melatarbelakangi keluarnya instruksi Gubernur Kaltim, yakni Sabtu dan Minggu warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, jika tidak ada keperluan mendesak.

“Jadi, kami membantu apa yang menjadi kebijakan Pak Gubernur (Kaltim) dalam menekan penyebaran covid-19, caranya dengan melakukan bersih-bersih yaitu penyemprotan disinfektan di titik-titik pusat keramaian,” ujar Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro.

Menurut Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, pelaksanaan hari pertama Instruksi Gubernur Kaltim menunjukkan masyarakat sudah taat dan mengikuti kebijakan Gubernur dalam membatasi aktivitas pada Sabtu dan Minggu.

“Masyarakat mulai taat dan patuh, dengan mendukung kegiatan yang dilakukan ini, kami berharap, besok mereka bisa lebih sadar, untuk tetap protokol kesehatan,” ujar Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro.

Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro berharap dengan kegiatan penyemprotan tersebut pada akhir pekan ini, efektif dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro menghimbau, jika ingin membeli makanan bungkus saja bawa pulang sehingga tidak menciptakan kerumunan.

“Hari ini saya ucapkan terima kasih karena di beberapa tempat yang tadi sudah kita lihat, masyarakat dengan sadar tentunya melaksanakan himbauan dari pemerintah. Itu yang kita lihat hari ini,” ujar Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, kegiatan hari ini sudah menunjukkan bahwa masyarakat sudah paham dan sadar sehingga mereka mau mengikuti Instruksi Gubernur Kaltim.

Menurut Komber Pol Arif Budiman, operasi yustisi tetap akan berlangsung dalam mendisiplinkan masyarakat untuk taat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Yustisi tetap kami jalankan, supaya masyarakat juga taat, saat beraktivitas harus menerapkan prokes,” ujar Kombes Pol Arif Budiman.

Aktivitas aparat gabungan di Samarinda dalam operasi pada Sabtu pagi, mendapat perhatian warga Samarinda. Sejumlah warga mengabadikan perjalanan rombongan tim menggunakan telpon seluler mereka. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Terima kasih telah membaca kliksamarinda.com