News

Foto Truk Langgar Portal Jembatan Mahkota II Samarinda, Netizen: Entah Apa Yang Merasukinya

KLIKSAMARINDA – Himbauan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kepada warga untuk tidak melanggar portal Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II, Samarinda, tampaknya belum ditaati. Faktanya, masih ada kendaraan yang melebihi tinggi portal, masih mencoba menerobos dan melanggar palang portal.

Padahal, baru saja Pemerintah memasang portal itu yang berbahan baja H-Beam wide flange. Itu pada Sabtu malam, 28 Desember 2019. Bahannya lebih tebal, kuat, dan ditanam dengan fondasi khusus. Tapi, faktanya begini.

Adalah kendaraan truk berwarna putih tertangkap kamera netizen, Minggu 29 Desember 2019. Truk dengan Nomor Polisi KT B404 NJ itu terhenti di depan palang portal Jembatan Mahkota II Samarinda. Foto itu diposting sekitar Minggu siang.

Tak hanya itu, dalam gambar hasil jepretan netizen itu pun tampak seorang pria tengah berdiri di atas truk. Sepertinya, pria itu tengah mencoba menyiasati palang portal agar terangkat sehingga kendaraan di bawahnya bisa melewati palang portal.

Sementara di belakang truk itu, tampak truk lainnya yang tengah antre.

Jepretan foto netizen itu kemudian viral dan mendapatkan tanggapan beragam dari warganet. Coba simak, ada yang berkomentar seperti ini:

“Tilang aja tu, ga tau di aturan,” ungkap akun Adin. “Udah kubilang, hancur lagi itu. Liat aja.
Bujur kalo,” timpal akun Andi Andre. “Entah apa yang merasukinya,” ujar akun Mursalin.

Rerata, komentar netizen menyesalkan perilaku pengendara yang memaksa kendaraannya untuk melewati palang portal. Pasalnya, kejadian serupa bukan sekali dua.

Warganet juga meminta agar setiap orang mematuhi aturan yang ada demi ketertiban. Kepada pemerintah, warganet juga mengharapkan ada tindakan tegas kepada para pelanggar yang terbukti bersalah.

“Sudah ada tanda larangan, berarti mereka tetap nakal melanggar aturan, kacau kacau,” ungkap akun Muammar. “Tolong ditindak, Pak,” minta akun Shandy. “Gak ada ketegasan, ya akan terus berlanjut,” ungkap akun Darka. “Tilang aja supir truknya itu biar yang lain ga ikut-ikutan begitu,” ujar akun Erni.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, beberapa waktu lalu pernah memerintahkan kepada jajarannya agar memproses siapapun yang melanggar portal jembatan ke ranah hukum.

Syaharie Jaang waktu itu menegaskan kejadian ini tidak bisa dibiarkan. Karena itu, ia memerintahkan segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menindak lanjuti persoalan ini. Jaang kemudian memerintahkan agar permasalahan ini diproses secara hukum.

“Langsung saja dilaporkan ke polisi. Saya minta supaya yang menabrak ini bisa bertanggung jawab. Harus ganti rugi. Kalau bisa sekalian plat mobilnya juga dipublikaiskan, biar masyarakat juga tahu,” ujar Jaang. (*)