News

Enam Kali Lempari Tempat Ibadah Umat Islam Dengan Kotoran Manusia, Duda di Samarinda Diduga Jengkel Karena Ini

Mushola Nurul Jannah

KLIKSAMARINDA – “Pelaku telah 6 kali melemparkan kotoran manusia ke dalam masjid. Terakhir, Kamis malam sekitar pukul 02.00 WITA dinihari,” kata Pairin, Ketua RT 35, Kelurahan Karang Asam Ilir, Samarinda Kota, tempat Chandra Andika, warga Selili Kecamatan Samarinda Kota itu, melakukan pelemparan kotoran manusia ke dalam mushola.

Dari keterangan Pairin tersebut, terdapat fakta jika pelaku telah enam kali melakukan pelemparan kotoran manusia ke dalam mushola. Pada Kamis dinihari, 28 November 2019, warga menangkap Chandra ketika mencoba melempar CCTV yang dipasang warga di dalam mushola.

Warga yang kesal dengan ulah Chandra pun memukuli Chandra hingga terluka. Namun, Ketua RT Pairin membawanya ke Poskamling agar Chandra terhindar dari amuk massa.

Di Poskamling, menurut Pairin, pelaku mengaku nekad melakukan aksi gilanya sejak tiga bulan terakhir. Pelaku beralasan jengkel dengan salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari mushola.

Warga yang membuatnya jengkel itu tidak membayar utang kepadanya sebesar Rp15 juta.

“Pelaku jengkel dengan Pak Budi, warga sini. Padahal, yang bersangkutan sudah tidak ada di kampung sini sejak dua tahun terakhir. Yang bersamgkutan ditahan di Lapas Narkoba Samarinda. Tidak ada hubungannya Budi dengan mushola itu,” kata Pairin. (Jie)