Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Samarinda Dengan Riwayat Perjalanan dari Daerah Ini

KLIKSAMARINDA – Penambahan kasus hasil pemeriksaan laboratorium Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan hasil positif (Konfirmasi) per Kamis 9 Juli 2020 sebanyak 6 kasus. Dua orang di antaranya berada di Samarinda. Dua pasien tersebut merupakan pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari luar Samarinda.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menerangkan, dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda tersebut adalah orang tanpa gejala (OTG).

Pasien pertama adalah SMD 72 (laki-laki 26 tahun) merupakan orang tanpa gejala (OTG) warga Sulawesi yang akan kembali bekerja di Kaltim. Sementara 1 kasus lainnya adalah warga Samarinda (SMD 73) seorang laki-laki 36 tahun, merupakan OTG warga Samarinda yang kembali dari Kalimantan Tengah.

Kedua pasien tersebut, menurut Andi Muhammad Ishak saat ini dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda.

“Ada dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda merupakan OTG yang dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda,” ujar Andi Muhammad Ishak saat teleconference melalui aplikasi Zoom, Kamis 9 Juli 2020.

Selain dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda, ada 4 kasus lainnya yang dilaporkan ke Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kaltim per 9 Juli 2020.

Antara lain dari Paser 1 kasus, yaitu PSR 36 (laki-laki 39 tahun) merupakan OTG warga Paser yang kontak erat (rekan kerja) PSR 29, kasus dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

Tiga kasus lainnya adalah dari Balikpapan sebanyak 3 kasus, yaitu:

  1. BPN 244 (laki-laki 40 tahun), warga Jakarta yang bekerja di Balikpapan, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan dengan keluhan demam dan nyeri tenggorokan dengan gambaran CT Scan Paru Pneumonia, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  2. BPN 245 Wanita 40 tahun merupakan OTG warga Balikpapan yang mengikuti pemeriksaan mandiri sebagai persyaratan kembali bekerja, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  3. BPN 246 Laki-laki 40 tahun merupakan OTG warga BPN yang mengikuti pemeriksaan mandiri sebagai persyaratan Kembali bekerja ke Kalimantan Utara, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan

Total kasus terkonfirmasi positif per 9 Juli ada 6 kasus, sehingga total kasus di Kaltim yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 623 kasus.

Selain penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Andi Muhammad Ishak juga merilis data penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan sembuh per 9 Juli 2020. Jumlah total kasus sembuh Covid-19 di Kaltim mencapai 468 kasus.

“Sebanyak 8 kasus dari Kutai Timur 1 kasus, yaitu KTM 47 (Laki-laki 34 tahun) dirawat di RSUD Kudungga sejak 26 Juni 2020 dan Balikpapan 7 kasus yang kini menjalani pemeriksaan di RS Pertamina Balikpapan,” ujar Andi Muhammad Ishak.

Pasien dirawat di RS Pertamina Balikpapan
– BPN 184 (Laki-laki 32 tahun) dirawat sejak 30 Juni 2020
– BPN 190 (Laki-laki 60 tahun) dirawat sejak 29 Juni 2020
– BPN 193 (Laki-laki 41 tahun) dirawat sejak 29 Juni 2020
– BPN 195 (Laki-laki 37 tahun) dirawat sejak 1 Juli 2020
– BPN 196 (Laki-laki 30 tahun) dirawat sejak 1 Juli 2020
– BPN 197 (Laki-laki 26 tahun) dirawat sejak 1 Juli 2020
– BPN 205 (Laki-laki 38 tahun) dirawat sejak 1 Juli 2020

“Seluruh kasus sembuh tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala,” ujar Andi Muhammad Ishak.

“Adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 ini menandakan bahwa Kaltim masih berpotensi terjadinya penulara. Terutama akibat pelonggara atau relaksasi sehingga masih terjadi penularan Covid-19,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)