Parlementaria

Dewan Perdalam Pembentukan Regulasi Uji Kelayakan Kendaraan

KLIKSAMARINDA – Menindaklanjuti rapat dengar pendapat DPRF Samarinda dengan Forum Pemerhati Keselamatan Jalan Raya, DPRD Samarinda melangsungkan rapat bersama anggota DPRD Kota Semarang dan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang. Pertemuan ini membahas regulasi yang berkaitan dengan Peraturan Daerah tentang Uji Kelayakan Kendaraan usulan dari Forum Pemerhati Keselamatan Jalan Raya (FPKJR) Samarinda.

Menurut anggota DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Joerani, insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalur Gunung Manggah, Jalan Oto Islandardinata itu memprihatinkan. Apalagi telah menimbulkan korban 4 orang meninggal dunia akibat tabrakan beruntun itu.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan harus adanya perhatian pemerintah agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Dirinya meminta agar persoalan ini disikapi serius dengan solusi konkret agar warga nyaman berkendaraan dan tidak diliputi kecemasan ketika melewati jalur Gunung Manggah.

“Harus ada perhatian serius dari Pemerintah. Jangan sampai ada korban berikutnya,“ kata Angkasa Jaya.

Karena itu, saat ini pihaknya terus berupaya mendorong lahirnya solusi untuk mengatasi persoalan lalu lintas di jalur Gunung Manggah, Samarinda.

Menurut Angkasa Jaya, jalur Gunung Manggah banyak dilewati kendaraan besar dari luar Samarinda. Karena itu, jalur Gunung Manggah memerlukan perhatian khusus baik dari aparat perintah maupun kepolisian untuk mengatur dan mengantisipasi kecelakaan di jalur itu.

“Jalur ini sulit terpantau oleh Dinas terkait seperti Dishub. Padahal jalur ini sering dilewati kendaraan besar. Pemerintah harus punya regulasi yang ditegakkan. Misalnya membatasi waktu lalu lintas kendaraan berat lewat jalur itu,” tandas Angkasa Jaya. (*)