News

Begini Motif Sopir “Taksi Gelap” di Samarinda Yang Aniaya Istri Pakai Sapu

KLIKSAMARINDA – Perkara penganiayaan seorang sopir “taksi gelap” di Samarinda, Ar, terhadap istrinya membuat pihak kepolisian menelusuri musabab perkara itu. Menurut Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa, kasus hukum yang dilakukan pelaku Ar terhadap istrinya terjadi sejak Oktober 2019.

Saat itu, Ar baru pulang bekerja. Ar kemudian meminta uang kepada istrinya. Namun, Ar marah karena uang dari istrinya kurang.

Ar kemudian mengambil sapu dan memukulkannya kepada sang istri. Sapu itu, imbuh AKP Damus Asa, menjadi patah tiga setelah dipukulkan Ar pada kaki istrinya. Tak hanya itu, Ar juga lalu mengancam akan membunuh istrinya sendiri.

“Mungkin kurang uang yang diberikan korban, pelaku langsung marah. Dia langsung mengambil sapu dan kemudian memukul kaki korban menggunakan sapu hingga sapu yang dipukulkan patah menjadi 3 bagian. Selain itu, pelaku juga mengancam korban mau dibunuh,” ujar AKP Damus Asa.

Sang istri pun tak dapat menerima perlakuan dari suaminya. Dia kemudian melaporkan suaminya ke Polresta Samarinda.

Setelah melakukan upaya penangkapan selama dua bulan, polisi dari Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, menangkap Ar. Kini, Ar mendekam dalam sel tahanan Polresta Samarinda. (Jie)